Kebakaran di Kawasan Perumahan Sinar Fajar Sampit: Gudang Pupuk dan Pangkalan Elpiji Terbakar 

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:37 WIB
Kebakaran di Sampit hanguskan 2 bangunan.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Kebakaran di Sampit hanguskan 2 bangunan.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

 

SAMPIT – Kebakaran melanda kawasan Perumahan Sinar Fajar, Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (26/8/2026) menghanguskan dua bangunan. Dilaporkan kerusakan sekitar 90 persen akibat kobaran api.

Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Febri, mengatakan dua bangunan yang terbakar tersebut masing-masing merupakan gudang pupuk dan satu pangkalan elpiji. 

“Untuk sementara yang kita ketahui kebakaran ini ada dua bangunan berdasarkan laporan sementara. Sebelahnya tadi ada gudang pupuk dan satu bangunan,” kata Febri saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Pangkalan Elpiji di Perumahan Sinar Fajar Sampit Terbakar

Menurutnya, kondisi kedua bangunan cukup parah. Api dengan cepat membesar karena di lokasi terdapat material yang mudah terbakar, termasuk tabung LPG dan material yang diduga aspal.

Febri mengungkapkan, keberadaan elpiji menjadi salah satu kendala petugas saat melakukan pemadaman. Sejumlah tabung diduga masih berisi sehingga tekanan gas yang keluar cukup tinggi dan membuat kobaran api membesar.

“Kendalanya tadi mungkin karena elpiji tadi masih ada yang terisi. Jadi tekanan gas keluar, itu yang menjadi kendala kita,” jelasnya.

Ia menyebut tekanan gas yang tinggi hanya sempat membuat kobaran api terlihat semakin besar dan memicu kepanikan warga.

“Karena tekanannya tinggi, sifatnya high pressure, mungkin ada sedikit panik dari masyarakat melihat apinya terlalu besar,” katanya.

Petugas juga harus bekerja cepat untuk mencegah api menjalar ke permukiman warga yang berada di belakang lokasi kebakaran. Febri menyebut pemadaman mendapat dukungan dari berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI-Polri dan relawan.

“Bersama bantuan dari tim Pemadam Kebakaran serta teman-teman dari BPBD, TNI-Polri dan relawan membantu back up kita di sini, sehingga tidak terjadi penjalaran,” ujarnya.

Disdamkarmat Kotim mengerahkan tiga regu pemadam untuk menangani kebakaran tersebut.

“Dalam regu Pemadam Kebakaran itu ada tiga regu. Satu pleton itu terdiri dari tiga regu,” ungkapnya.

Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas tidak menemukan adanya korban jiwa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Petugas menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian.

“Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui, mungkin masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” imbuhnya.(*)

Editor : Agus Pramono
kebakaran pangkalan elpiji Kebakaran Sampit kebakaran gudang pupuk