Usai Adu Jotos Dengan Tukang Parkir di PPM Sampit, Pria Diduga ODGJ Diamankan Satpol PP

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:40 WIB
Pria ODGJ diamankan Satpol PP.(Humas)
Pria ODGJ diamankan Satpol PP.(Humas)

SAMPIT – Pria yang sebelumnya terlibat keributan hingga adu jotos dengan tukang parkir di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Sampit, akhirnya diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (7/9/2026).

Petugas mengamankan pria tersebut setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindakan kekerasan di sekitar Taman Jelawat. Dari hasil penelusuran, petugas menemukan pria tersebut di kawasan Pasar Subuh.

Baca Juga: Seorang Pria di Sampit Mengamuk Hingga Adu Jotos Dengan Tukang Parkir PPM

Kepala Satpol PP Kotim, Widya Yulianti, mengatakan laporan diterima tim patroli sekitar pukul 13.15 WIB. Hanya berselang sekitar 15 menit, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

“Kami mengarahkan anggota untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam setiap penanganan, termasuk terhadap masyarakat yang diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya. 

“Selain menjaga keamanan masyarakat, kami juga memastikan yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat melalui fasilitas kesehatan,” lanjutnya. 

Baca Juga: Enam Pengamen Diduga “Dibuang” Usai Ditertibkan Petugas Satpol PP di Sampit

Pria tersebut diketahui bernama Iwan Setiawan, yang berdomisili di Mentaya Seberang. Proses pengamanan dilakukan secara persuasif untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencegah pria tersebut merasa terancam. 

Setelah berhasil diamankan, petugas membawanya pria kelahiran 24 September 1987 itu ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Murjani untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Penantian 2 Bulan, Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kotim, Warga Berharap Asap Karhutla Mereda

Satpol PP kemudian menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan bahwa yang bersangkutan telah berada di rumah sakit dan sedang mendapatkan penanganan.

Widya menegaskan, langkah Satpol PP tidak semata-mata ditujukan untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat yang diduga mengalami gangguan kejiwaan memperoleh penanganan yang sesuai.

“Kami berharap masyarakat dapat segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.

Sebelumnya, tukang parkir bernama Andi Saputra mengatakan bahwa pria tersebut sempat memukul mobil yang sedang terparkir sebelum ditegur dan kemudian terlibat perkelahian. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) gangguan kejiwaan satpol pp kotim