SAMPIT – Seorang pria diamankan anggota Polsek Baamang setelah kedapatan diduga membakar lahan di Jalan Bumi Raya I, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pria tersebut kini masih menjalani pemeriksaan kepolisian.
Kapolres Kotim, AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W melalui Kapolsek Baamang Iptu Helmi Hamdani mengatakan, kejadian tersebut diketahui ketika salah satu anggota Satgas Aman Nusa II dari Brimob melintas di kawasan Jalan Bumi Raya I.
Anggota tersebut kemudian melihat seorang pria sedang melakukan aktivitas diduga pembakaran lahan. Petugas langsung mendatangi lokasi dan meminta keterangan kepada yang bersangkutan.
Baca Juga: Karhutla Pulang Pisau Sengaja Dibakar, 2 Pelaku Bakar 12 Titik Lokasi, Siapa yang Suruh?
“Salah satu anggota Satgas Aman Nusa II (anggota Brimob) sedang melewati Jalan Bumi Raya I, kemudian melihat seseorang yang sedang (diduga) membakar lahan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kaltengpos.jawapos.com.
Usai didatangi petugas, pria yang terlihat membawa tas kecil itu mengaku melakukan hal itu di lahan pribadi. Perbuatan itu dilakukannya untuk membersihkan bekas lahan yang sudah pernah terbakar sebelumnya untuk ditanami nanas.
“Setelah didatangi, orang tersebut mengaku membakar lahan milik pribadi untuk membersihkan lahannya yang bekas terbakar untuk ditanami bibit nanas,” lanjutnya.
Pria tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Baamang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Kapolda Kalteng Mengatakan Sudah Ada 24 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran Lahan
Kapolsek menegaskan, pihaknya masih mendalami keterangan terduga pembakar lahan tersebut. Termasuk memastikan kondisi dan luas lahan serta proses pembakaran yang dilakukan.
“Kemudian orang tersebut diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Baamang untuk diminta keterangan lebih lanjut. Saat ini sedang dilakukan interogasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan itu sebelumnya pernah terbakar. Terduga pelaku yang kedapatan itu mengaku ia tak melakukan pembakaran lahan itu pertama kali.
“Sebelumnya lahan itu sudah terbakar. Dan menurut keterangan yang bersangkutan, bukan dia membakar lahan tersebut,” imbuhnya.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, meskipun berada di lahan milik sendiri. Pasalnya musim kemarau seperti sekarang dapat membuat api dengan mudah meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat. (*)
(*)
Editor : Agus Pramono