Dua Jenazah Diduga Penumpang KM Virgo Ditemukan di Pesisir Desa Sungai Perlu Pada 24 September

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:36 WIB
Evakuasi jenazah di pesisir Desa Sungai Perlu Seruyan.(Polisi)
Evakuasi jenazah di pesisir Desa Sungai Perlu Seruyan.(Polisi)

 

KUALA PEMBUANG – Dua jenazah tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kamis (24/9/2026). Keduanya diduga berkaitan dengan insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 beberapa waktu lalu. 

Proses pencarian dan evakuasi dilakukan tim gabungan Basarnas Kalteng bersama unsur terkait. Petugas bahkan harus berjalan kaki sekitar 10 kilometer melewati medan berlumpur dan aliran sungai untuk mencapai lokasi penemuan jenazah kedua.

Baca Juga: Sesosok Mayat Diduga Penumpang KM Virgo Kembali Ditemukan di Pesisir Desa Sungai Perlu Seruyan

Jenazah pertama ditemukan di kawasan pesisir Pantai Sungai Rambai dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah itu, tim melanjutkan pencarian menuju kawasan Sungai Besi, Desa Sungai Perlu.

Namun, perjalanan menuju lokasi tersebut tidak mudah. Akses tidak dapat dilalui kendaraan bermotor karena kondisi medan yang berlumpur dan terdapat aliran sungai. Tim kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 10 kilometer.

Di kawasan Sungai Besi, petugas kembali menemukan satu jenazah tanpa identitas di pesisir pantai. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa keluar dari lokasi dengan berjalan kaki sekitar 10 kilometer hingga mencapai titik yang dapat dijangkau kendaraan.

Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Eko Andrianto mengatakan proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan mempertimbangkan kondisi medan di lokasi.

“Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi bersama unsur terkait. Untuk menuju lokasi jenazah kedua, petugas harus melewati medan yang sulit dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi,” ujarnya.

Baca Juga: Penyelam Tembus Kamar KM Virgo Transport 8, Banyak Korban Ditemukan Terjebak

Dalam proses tersebut, tim gabungan yang terlibat terdiri dari tiga personel Basarnas Kalteng, Kamarnit DAS Seruyan bersama satu personel, Danpos TNI AL Lettu A. Yudhi bersama satu personel, tiga personel Polsek Seruyan Hilir, dua personel Satpolair Polres Seruyan, serta dua personel Koramil 1015-09 Seruyan Hilir.

Kedua jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.

Hingga kini, identitas kedua jenazah belum diketahui. Begitu pula keterkaitannya dengan insiden KM Virgo Transport 8 masih sebatas dugaan sementara. 

Kepastian mengenai identitas dan apakah keduanya merupakan bagian dari korban insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan serta identifikasi pihak berwenang. 

Sepekan ini, di peraiaran yang sama juga ditemukan dua jenazah tanpa identitas dalam waktu yang berbeda. Kedua jenazah sebelumnya ditemukan menggunakan pelampung dalam kondisi bengkak. Namun belum diketahui pasti keterkaitan jenazah itu dengan insiden KM Virgo. (*)

Editor : Agus Pramono
km virgo tenggelam korban km virgo penumpang km virgo desa sungai perlu pesisir sungai perlu