KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Empat jenazah kembali ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dalam rentang Jumat (25/9/2026) malam hingga Sabtu (26/9/2026) pagi. Keempatnya diduga berkaitan dengan musibah KM Virgo Transport 8.
Kasi Humas Polres Sukamara Ipda Evri Ertanto mengatakan, tiga jenazah ditemukan di Kecamatan Pantai Lunci, sedangkan satu lainnya ditemukan di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai.
“Dari malam tadi sekitar pukul satu hingga pagi ini kembali ditemukan tiga jenazah di Kecamatan Pantai Lunci dan satu jenazah di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai. Jadi total semuanya dengan yang kemarin ada tujuh jenazah yang telah ditemukan,” katanya mengutip Radar Sampit, Sabtu.
Satu jenazah ditemukan di Sungai Raja, Kecamatan Jelai, pada Jumat sekitar pukul 23.30 WIB. Korban berjenis kelamin laki-laki dan telah dievakuasi oleh tim gabungan.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 02.00 WIB, dua jenazah laki-laki kembali ditemukan di kawasan Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci.
Penemuan terakhir terjadi Sabtu pagi. Sekitar pukul 07.30 WIB, satu jenazah laki-laki kembali ditemukan di wilayah Pantai Lunci dan langsung dievakuasi.
Empat temuan tersebut menjadi tambahan setelah sebelumnya tiga jenazah ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, pada Jumat. Dengan temuan terbaru itu, total jenazah yang telah ditemukan di Sukamara mencapai tujuh orang.
Baca Juga: Total Tiga Jasad Diduga Penumpang KM Virgo Ditemukan Terdampar di Pesisir Sukamara
Petunjuk yang mengarah pada dugaan keterkaitan dengan KM Virgo Transport 8 juga ditemukan pada salah satu korban. Jenazah tersebut diketahui mengenakan atribut atau pakaian dengan tulisan Virgo Karya Shipping (VKS).
Meski begitu, identitas ketujuh jenazah belum dipastikan. Proses identifikasi masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Polisi menyebut pencarian masih berpotensi menemukan korban lainnya. Pergerakan angin dan gelombang laut yang mengarah ke Sukamara memungkinkan jenazah terbawa hingga ke kawasan pesisir.
“Kemungkinan potensi untuk bertambahnya jumlah jenazah korban masih ada. Karena diperkirakan arah angin dan gelombang laut saat ini mengarah ke Sukamara,” ujarnya.
Tim gabungan hingga kini masih menangani setiap temuan serta melanjutkan pencarian di wilayah perairan dan pesisir Sukamara.(*)
Editor : Agus Pramono