Polisi Beberkan Penyebab dan Kerugian Kebakaran SMAN 1 Cempaga

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB
Polres Kotim merilis kasus penyelidikan kebakaran SMAN 1 Cempaga.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)
Polres Kotim merilis kasus penyelidikan kebakaran SMAN 1 Cempaga.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang melanda SMAN 1 Cempaga, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan api diduga berasal dari korsleting kabel kulkas di ruang Wakil Kepala Sekolah.

Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra melalui Kasatreskrim AKP Sugiharso mengatakan, titik api pertama kali diduga muncul dari ruang Wakil Kepala Sekolah. Api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah ruangan lain di sekitar lokasi.

Baca Juga: Total Enam Gedung SMA Negeri 1 Cempaga Terbakar, Diduga Berawal dari Ledakan Solar Cell

“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, titik api diduga berasal dari ruang Wakil Kepala Sekolah. Kebakaran diduga dipicu korsleting pada kabel kulkas yang berada di ruangan tersebut,” katanya, Rabu (30/9/2026). 

Dalam peristiwa itu, api membakar satu ruang guru, satu ruang aula, satu ruang kantor serta tiga ruang kelas. Sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah yang berada di dalam ruangan turut mengalami kerusakan.

“Api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah ruangan lainnya yang berada di sekitar lokasi,” ujarnya.

Polisi belum menyampaikan nilai kerugian materiil akibat kebakaran tersebut. Pendataan masih dilakukan untuk menghitung kerusakan bangunan serta fasilitas sekolah yang terdampak.

“Untuk nilai kerugian masih dalam proses pendataan. Kerusakan meliputi bangunan dan sejumlah fasilitas yang berada di dalam ruangan,” jelasnya.

Baca Juga: Gedung SMAN 1 Cempaga Terbakar, Bupati Kotim Pastikan Proses Belajar Tak Terhenti

Setelah kejadian, personel Polres Kotim bersama pihak terkait melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi sumber api dan mengumpulkan barang bukti. Penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Kasatreskrim menegaskan, dugaan korsleting kabel kulkas tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan korsleting ini masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal. Kami masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan yang diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
sman 1 cempaga kebakaran polres kotim fasilitas sekolah