Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Heboh Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Bisa Berpotensi Jadi Pandemi?

Miftahul Ilma • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:45 WIB
Evakuasi penumpang kapal pesiat yang dicurgai tertular Hantavirus.
Evakuasi penumpang kapal pesiat yang dicurgai tertular Hantavirus.

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Warga dunia tengah dihebohkan oleh kasus Hantavirus di sebuah kapal pesiar MV Hondiu. Kapal pesiar itu diketahui berlayar sejak 1 April 2026 lalu dari Argentina.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengungkap dari total 147 penumpang dan kru kapal, tujuh orang dilaporkan jatuh sakit sejak kapal mulai berlayar pada 1 April 2026. Saat ini, para penumpang dengan dugaan hantavirus telah dievakuasi di lepas pantai Cape Verde.

Dalam keterangan resminya, WHO menyebut tiga orang di antaranya meninggal dunia, satu pasien berada dalam kondisi kritis, sementara tiga lainnya mengalami gejala ringan.

“Hingga saat ini, dari 147 penumpang dan kru, tujuh orang jatuh sakit, tiga meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis dan tiga lainnya melaporkan gejala ringan,” ujar WHO dalam akun resmi X, Rabu (6/5/2026).

Meski memicu perhatian internasional, WHO menilai risiko penyebaran wabah tersebut ke populasi global masih rendah. Penilaian itu didasarkan pada informasi sementara, termasuk karakteristik penyebaran hantavirus yang diketahui tidak mudah menular antar manusia pada sebagian besar jenisnya.

“Berdasarkan informasi saat ini, termasuk cara penyebaran hantavirus, WHO menilai risiko bagi populasi global dari kejadian ini rendah,” lanjut pernyataan tersebut.

WHO menyatakan saat ini tengah bekerja sama dengan otoritas kesehatan dari negara-negara yang terlibat serta operator kapal pesiar untuk memastikan seluruh penumpang dan kru mendapatkan informasi dan dukungan yang dibutuhkan.

Lembaga kesehatan dunia itu juga memastikan pemantauan masih terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi, termasuk kemungkinan adanya tambahan kasus baru.

“WHO akan terus memantau situasi dan memperbarui penilaian risiko seiring tersedianya informasi lebih lanjut,” tulis WHO.

Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Pada sejumlah kasus, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dan berujung fatal apabila tidak segera ditangani. (*)

Editor : Agus Pramono
#hantavirus #pandemi hantavirus #hantavirus di kapal pesiar