Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Jemaah Haji Asal Seruyan Wafat di Makkah, Sempat Sesak Napas dan Diduga Alami Serangan Jantung

Agus Pramono • Jumat, 15 Mei 2026 | 12:23 WIB
Drs M Darmawan bin M Ali
Drs M Darmawan bin M Ali

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji reguler Kloter BDJ 6.

Seorang jemaah asal Kabupaten Seruyan wafat di Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/5/2026), setelah sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.

Tim Kesehatan Haji Kloter 6 BDJ, dr. Yan Aditya mengatakan, almarhum bernama Drs M Darmawan bin M Ali diduga mengalami serangan jantung sebelum akhirnya meninggal dunia di RS Al Noor Makkah.

“Diduga serangan jantung. Sempat dibawa ke IGD Al Noor dan ditangani di sana, namun beliau meninggal dunia,” ujar dr. Yan Aditya saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data kesehatan yang dimiliki tim medis, almarhum memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan diabetes melitus atau kencing manis.

Faktor usia lanjut juga menjadi perhatian selama pelaksanaan ibadah haji di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.

“Beliau memiliki riwayat darah tinggi dan kencing manis serta usia lanjut. Untuk riwayat penyakit jantung tidak terdokumentasi,” jelasnya.

Sementara itu, proses pemulasaraan jenazah dilakukan sesuai prosedur pemerintah Arab Saudi dan difasilitasi oleh pihak syarikah setempat.

“Pemulasaraan diselenggarakan oleh syarikah dan dimakamkan di pemakaman Al Shoraya 64 pagi hari ini,” ungkap dr. Yan.

Pembimbing Ibadah Kloter 5 BDJ, Taufikurrahman menuturkan, sebelum kejadian almarhum masih terlihat sehat dan aktif menjalankan ibadah bersama rombongan jemaah lainnya di hotel tempat menginap.

“Almarhum kesehariannya sehat walafiat, tidak ada keluhan sakit dan tidak menjalani perawatan medis sebelumnya. Beliau tetap dapat melaksanakan ibadah rutin salat lima waktu di musholla hotel,” ujarnya.

Namun, kondisi almarhum mendadak menurun pada Kamis sore usai melaksanakan salat Asar di kamar penginapan Hotel Alhidayah Aziziyah Tower 5, tempat jemaah Kloter BDJ 6 menginap.

“Pada hari Kamis sore setelah salat Asar di kamar, beliau mengeluh kurang enak badan dan agak kesulitan bernapas. Teman satu rombongan sempat membantu memijit, tetapi keluhannya semakin terasa,” katanya.

Melihat kondisi yang terus memburuk, tim kesehatan kloter langsung membawa almarhum ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Meski sempat menjalani penanganan intensif, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan.

Almarhum diketahui berusia 66 tahun dan merupakan mantan guru Pendidikan Agama Islam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Semasa hidupnya, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

"Selain pernah mengabdi sebagai ASN, almarhum juga menjadi Penasehat MUI Seruyan serta Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Seruyan. Di lingkungan masyarakat Kuala Pembuang, almarhum juga dikenal rutin mengisi pengajian mingguan di Masjid Nurul Yaqin," ungkapnya.(*)

Editor : Agus Pramono
#jemaah haji seruyan #Jemaah Haji Kalteng #jemaah haji wafat #ibadah