Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Roda Depan Boeing 787 Tiba-Tiba Ambruk, Sejumlah Kru Terluka

Miftahul Ilma • Jumat, 5 Juni 2026 | 08:31 WIB
Roda pesawat ambruk.(screenshoot)
Roda pesawat ambruk.(screenshoot)

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Sebuah pesawat Boeing 787-9 Dreamliner milik maskapai Lufthansa mendadak ambruk di bagian depan setelah roda pendaratan hidung nose gear mengalami kerusakan. 

Kejadian itu terjadi di di Bandara Frankfurt, Jerman, Kamis (4/6/2026) waktu setempat. Saat itu, pesawat tengah terparkir di gerbang keberangkatan.

Peristiwa itu terjadi saat pesawat tengah boarding untuk terbang ke Los Angeles, Amerika Serikat. Beruntung, belum ada penumpang yang berada di dalam kabin. 

Namun sejumlah awak pesawat dan petugas darat yang tengah bersiap untuk keberangkatan dilaporkan mengalami luka-luka.

Maskapai Lufthansa menyatakan para korban langsung mendapatkan penanganan medis setelah insiden terjadi. Penerbangan dengan nomor LH450 itu pun dibatalkan.

“Sejumlah karyawan mengalami luka-luka dan saat ini sedang menerima perawatan medis,” tulis Lufthansa dalam keterangan resminya, mengutip Euronews, Jumat (5/6/2026). 

Rekaman video yang beredar menunjukkan detik-detik ketika roda depan pesawat tiba-tiba ambruk dan hidung pesawat jatuh menghantam permukaan apron bandara. 

Seorang petugas darat yang berada tak jauh dari lokasi terlihat buru-buru menjauh untuk menghindari kemungkinan tertimpa badan pesawat.

Benturan tersebut bahkan membuat pintu kompartemen roda pendaratan depan terlepas. Sejumlah kendaraan darurat dan tim teknis langsung dikerahkan menuju lokasi untuk mengamankan area.

Pesawat yang mengalami insiden diketahui merupakan Boeing 787-9 Dreamliner berusia sekitar satu tahun.

Tipe pesawat tersebut merupakan salah satu armada andalan Lufthansa untuk melayani penerbangan jarak jauh karena dikenal lebih hemat bahan bakar dibanding generasi sebelumnya.

Pihak Boeing mengaku telah mengetahui insiden tersebut dan saat ini memberikan dukungan teknis kepada maskapai.

Mantan penyelidik kecelakaan penerbangan federal Amerika Serikat, Jeff Guzzetti, menyebut kejadian seperti ini tergolong sangat jarang terjadi.

“Sangat tidak biasa roda pendaratan depan ambruk saat pesawat berada dalam posisi diam,” ujarnya.

Menurut Guzzetti, penyebab pasti masih terlalu dini untuk disimpulkan. Namun beberapa kemungkinan yang akan ditelusuri penyidik antara lain kerusakan yang sudah terjadi sebelumnya pada roda pendaratan, kegagalan mekanis, atau persoalan dalam proses perawatan pesawat.

Tim investigasi kini akan memeriksa riwayat pemeliharaan pesawat, catatan sistem teknis, hingga data penerbangan sebelumnya guna mengetahui kondisi roda pendaratan sebelum insiden terjadi.

Hingga kini, otoritas penerbangan Jerman bersama Lufthansa dan Boeing masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab ambruknya roda depan pesawat tersebut. (*)

Editor : Agus Pramono
#boeing 787-9 #lufthansa #roda pesawat boeing