Daftar 25 Situs Baru yang Resmi Jadi Warisan Dunia UNESCO, Ada dari Afrika hingga Palestina

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:15 WIB
Carcassonne di Prancis menjadi salah satu tempat yang diakui UNESCO.(Instagram)
Carcassonne di Prancis menjadi salah satu tempat yang diakui UNESCO.(Instagram)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Komite Warisan Dunia UNESCO menetapkan 25 situs baru sebagai Warisan Dunia dalam Sidang ke-48 yang berlangsung di Busan, Korea Selatan. Penetapan tersebut sekaligus memperluas daftar Warisan Dunia UNESCO menjadi 1.273 situs yang tersebar di 173 negara.

Mengutip situs UNESCO, Jumat (31/7/2026), Direktur Jenderal UNESCO, Khaled El-Enany, mengatakan penetapan sebuah situs bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari komitmen jangka panjang untuk menjaga, mengelola, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan UNESCO ingin daftar warisan dunia semakin mencerminkan keberagaman budaya dan alam di seluruh dunia. Ada tambahan 25 situs baru.

Tiga Negara Afrika Masuk Daftar untuk Pertama Kalinya

Sidang di Busan juga mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Komoro, Sao Tome dan Principe, serta Sudan Selatan berhasil memiliki situs yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Dua di antaranya, yakni Komoro, Sao Tome dan Principe, merupakan negara kepulauan berkembang atau Small Island Developing States (SIDS).

Presiden Komoro, Azali Assoumani, bahkan hadir langsung dalam sidang untuk menyaksikan pengakuan pertama negaranya sebagai pemilik Warisan Dunia UNESCO.

Dengan bertambahnya tiga negara tersebut, jumlah negara peserta Konvensi Warisan Dunia yang belum memiliki situs UNESCO berkurang dari 26 menjadi 23 negara.

UNESCO menyebut pencapaian itu merupakan bagian dari upaya menghadirkan daftar Warisan Dunia yang lebih seimbang dan mewakili seluruh kawasan dunia.

Selain menghadirkan berbagai situs budaya dan alam baru, sidang tahun ini juga mencatat tiga negara Afrika untuk pertama kalinya berhasil memiliki situs yang diakui sebagai Warisan Dunia. 

Di sisi lain, enam lokasi dimasukkan ke dalam daftar Warisan Dunia dalam Bahaya karena menghadapi ancaman konflik maupun kerusakan lingkungan.

UNESCO menyebut penambahan tahun ini terdiri atas 19 situs budaya, lima situs alami, dan satu situs campuran. Selain menetapkan situs baru, organisasi tersebut juga memperluas cakupan dua situs yang telah lebih dahulu terdaftar, yakni kawasan permukiman modernis Berlin di Jerman dan kawasan lahan lumpur Getbol di Korea Selatan.

Enam Situs Masuk Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya

Selain menetapkan situs baru, UNESCO juga memberikan status perlindungan khusus kepada enam lokasi yang dinilai menghadapi ancaman serius.

Baca Juga: Inilah Empat Rute Geopark Meratus, Wisata Kalimantan yang Bergabung UNESCO

Tiga di antaranya langsung memperoleh status warisan dunia dalam bahaya melalui mekanisme pendaftaran darurat, yakni:

 • Lanskap Migrasi Boma-Badingilo, Sudan Selatan.

 • Benteng Gunung Amel, Lebanon.

 • Sebastia, Palestina.

Ketiga kawasan tersebut dinilai membutuhkan perlindungan segera akibat konflik bersenjata maupun ancaman terhadap kelestariannya.

Selain itu, UNESCO juga memasukkan:

 • Kota Tua Bersejarah Paramaribo, Suriname.

 • Kota Kuno Tauric Chersonese dan Choranya, Ukraina.

 • Tyre, Lebanon.

Dengan status tersebut, seluruh situs berhak memperoleh dukungan teknis, pendanaan, hingga bantuan konservasi dari komunitas internasional.

Sebaliknya, UNESCO menghapus Pusat Bersejarah Wina di Austria dari daftar Warisan Dunia dalam Bahaya setelah kondisi pelestariannya dinilai mengalami perkembangan positif.

Daftar Lengkap Warisan Dunia UNESCO 2026

Situs Budaya:

 • Aalto Works (Finlandia).

 • Benteng Alamut dan Fortifikasi Terkait (Iran).

 • Teater Amazonia (Brasil).

 • Situs Buddha Kuno Sarnath (India).

 • Ibu Kota Kuno Asuka dan Fujiwara (Jepang).

 • Pantai Pendaratan D-Day, Normandia 1944 (Prancis).

 • Pusat Kota Modernis Gdynia (Polandia).

 • Situs Industri Porselen Jingdezhen (China).

 • Benteng Gunung Amel (Lebanon).

 • Masjid Batu dan Situs Suci Mangystau (Kazakhstan).

 • Benteng Kerajaan Capetian di Languedoc (Prancis).

 • Sebastia (Palestina).

 • Arsitektur Modernis Tashkent (Uzbekistan).

 • Kompleks Pemakaman Bangsawan Xiongnu (Mongolia).

 • Medina Kasultanan Bersejarah Komoro (Komoro).

 • Roças di Sao Tome dan Principe (Sao Tome dan Principe).

 • Sistem Teater Condominio Gaya Italia (Italia).

 • Desa Sidi Bou Saïd (Tunisia).

 • Wat Phra Mahathat Woramahawihan, Nakhon Si Thammarat (Thailand).

Situs Alami:

 • Cagar Alam Bahari Aqaba (Yordania).

 • Lanskap Migrasi Boma-Badingilo (Sudan Selatan).

 • Suaka Margasatwa Nasional Okefenokee (Amerika Serikat).

 • Fosil Ikan Bertulang Belakang Limfjord Barat (Denmark).

 • Wadi Wurayah (Uni Emirat Arab).

Situs Campuran:

 • Kawasan Gunung Olympus (Yunani). (*)

Editor : Agus Pramono
daftar warisan dunia Benteng Gunung Amel sebastia unesco