Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Heboh, Pengakuan Istri yang Disuruh Poliandri, Suami Klarifikasi Video Kajian Hati

Ayu Oktaviana • Senin, 28 Juli 2025 | 10:05 WIB
Perempuan curhat di program Kajian Hati. SCREENSHOOT
Perempuan curhat di program Kajian Hati. SCREENSHOOT

 

SEBUAH pengakuan mengejutkan dari seorang perempuan yang terekam dalam sebuah acara Kajian Hati yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, ia mengaku bahwa suaminya yang kedua pernah menyuruhnya berpoliandri hingga melakukan hubungan badan dengan pria lain di depan matanya.

Pernyataan itu sontak memicu kehebohan dan reaksi publik yang beragam.

“Dan yang paling parahnya dia sampai berkali-kali menyuruh saya poliandri, ustaz. Suami saya yang kedua menyuruh saya berpoliandri dan menyuruh saya berhubungan badan dengan pria lain di depan matanya, ustaz,” ungkap perempuan tersebut dalam tayangan yang kini tersebar luas, tapi sudah dihapus dari akun resminya.

Tak tinggal diam, sosok yang disebut sebagai suami kedua akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram @dikaperkasa_, pria tersebut mengunggah video klarifikasi panjang.

Ia menanggapi pernyataan viral tersebut dengan menekankan bahwa apa yang terjadi sebenarnya lebih dalam dari sekadar narasi yang tersebar.

Menurutnya, permasalahan ini berakar dari luka batin mendalam sang istri yang belum pulih dari pernikahan sebelumnya.

“Saya sudah melihat semuanya, video dari awal sampai akhir. Saya menyimak dari sudut pandang yang berbeda, bahwa ini adalah tentang luka batin yang sangat dalam selama 11 tahun pernikahan,” ujar @dikaperkasa_, dikutip Minggu (27/7/2025).

Ia mengeklaim bahwa dirinya telah berusaha menjadi suami yang baik dan memberikan apa pun yang dibutuhkan istrinya.

Bahkan, katanya, ketika sang istri membutuhkan gawai atau peralatan elektronik baru, ia selalu berusaha memenuhinya. Namun, ia menyayangkan bahwa luka lama dari hubungan sebelumnya masih membayangi pernikahan mereka.

“Saya berikan. Apa pun itu saya turutin untuk istri saya, prioritas. Jadi terkadang kita menyembuhkan, kita sudah memberikan sesuatu yang terbaik sebagai seorang suami, tapi terjadi seperti ini. Itu memang hal pelajaran juga buat diri saya,” lanjutnya.

Dalam klarifikasinya, Dika juga mengimbau masyarakat untuk tidak menghujat siapa pun dalam kasus ini. Ia menyebut bahwa dirinya pun turut terluka, terutama karena pengorbanan besar yang telah ia lakukan dalam pernikahan mereka.

“Saya mohon kepada netizen, jangan ada yang menghujat sama sekali. Karena ini tentang sisi lain, yang dimana luka batin. Saya pun juga terluka dengan penghabisannya. Tapi saya tidak akan membahas di situ,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pernikahan mereka berada di ujung tanduk dengan proses gugatan cerai yang sudah berjalan sejak awal Mei lalu. Selain itu, ia juga menyebut bahwa sejumlah aset keluarga turut terdampak.

“Yang dimana tanggal 2 Mei saya digugat cerai. Dan rumah orang tua saya tergadai, lalu ada mobil saya yang tergadai. Yang ketiga, ada usaha saya yang beberapa diambil, seperti itu kan, dagangan dan lain sebagainya. Itulah bagian dari luka batinnya,” ungkapnya.

Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi banyak pihak, terutama dalam membangun hubungan yang sehat dan menyembuhkan luka sebelum memulai kembali. Ia pun meminta publik untuk lebih bijak dalam berkomentar dan tidak memperkeruh suasana.

“Insyaallah Allah memberikan semuanya. Banyak mungkin suami yang juga seperti itu tapi menahan. Tapi kalau untuk saya sendiri, karena ini sudah tayang, mau tidak mau, ini untuk pelajaran buat semuanya. Dan untuk bersikap juga hati-hati juga, termasuk komentar-komentar. Terima kasih,” tutupnya.(jpc)

Ruang hitam yang ditemukan beberapa minggu terakhir ini. Lantai mozaik putihnya hampir selesai.
Ruang hitam yang ditemukan beberapa minggu terakhir ini. Lantai mozaik putihnya hampir selesai.
Blok hunian dan komersial yang luas yang dikenal sebagai "Wilayah 9"
Blok hunian dan komersial yang luas yang dikenal sebagai "Wilayah 9"
Editor : Ayu Oktaviana
#luka batin #poliandri #menghujat #pernikahan #istri #keluarga #di Ujung Tanduk #luka lama #suami #tergadai #gugatan cerai #netizen