PENYANYI muda Farel Prayoga mengungkap kisah masa kecilnya yang mengejutkan dalam sebuah podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.
Dalam perbincangan tersebut, Farel mengaku pernah mengalami kekerasan dari ibu tirinya, bahkan sempat diusir dari rumah. Ia juga menyebut merasa hanya dimanfaatkan untuk mencari uang lewat kegiatan mengamen.
Pernyataan itu pun memantik reaksi dari Siti Mujayanah, ibu tiri Farel. Dalam klarifikasinya, Siti membantah keras tudingan tersebut.
Ia menyatakan bahwa dirinya telah merawat Farel dengan penuh kasih sayang sejak bayi dan tidak pernah berniat menyakitinya.
"Kalau saya nggak sayang, kenapa dari dulu nggak saya buang saja? Saya rawat Farel dari umur satu minggu," ujar Siti dengan nada kecewa.
Terkait tudingan melakukan kekerasan fisik, Siti tak menampik bahwa pernah memukul Farel, namun ia menegaskan bahwa itu dilakukan karena Farel bersikap nakal, bukan sebagai bentuk penyiksaan.
"Itu bukan menyiksa. Saya cuma memukul karena dia nakal. Itu bentuk kasih sayang saya. Saya ingin dia jadi anak baik," tegasnya.
Soal tuduhan mengusir Farel dari rumah, Siti menjelaskan bahwa insiden itu terjadi saat emosinya memuncak karena beban pikiran.
Ia mengaku frustrasi setelah mendapati suaminya, ayah kandung Farel, berselingkuh, sementara ia sendiri harus bekerja keras membiayai kehidupan sehari-hari.
"Farel waktu itu terus-menerus tanya soal bapaknya yang belum pulang. Saya jawab berkali-kali tapi tetap ditanya. Saya pulang kerja capek, saya bilang, 'Kalau nggak mau tidur, sana keluar.' Tapi itu bukan berarti saya benar-benar usir dia," jelasnya.
Siti menambahkan, dirinya merasa tertekan secara mental karena harus menanggung beban keluarga sendirian, termasuk membesarkan Farel yang bukan anak kandungnya.
"Saya kerja sendiri, bayar kos, listrik, makan. Saya urus anaknya, tapi tetap ditinggal selingkuh. Coba siapa yang bisa tahan seperti saya?" ungkap Siti dengan emosi yang tertahan.
Meski merasa terluka atas tudingan yang dilemparkan padanya, Siti mengaku masih menyayangi Farel seperti anak sendiri. (jpc/abw)