PENYANYI Lesti Kejora membagikan pengalaman emosionalnya saat hampir kehilangan 90 kantong ASI yang ia kumpulkan untuk buah hatinya, Leshia Tivana, dalam perjalanannya pulang dari London, Inggris.
Kisah ini ia ceritakan dalam acara Mom Uung Breastfeeding Fest 2025 di Tribeca Park, Central Park, Jakarta, Jumat (1/8).
Anak pertamanya yang baru berusia enam bulan itu masih mengonsumsi ASI eksklusif.
Untuk itulah, Lesti rela berjuang memompa ASI selama di London, hingga terkumpul 90 kantong kecil.
Namun, perjuangannya nyaris sia-sia karena kendala saat membawa ASI tersebut ke pesawat.
"Bayangin, 90 kantong kecil ASI Dede hampir nggak bisa dibawa. Papa Billar sampai bolak-balik berjuang supaya bisa ikut diterbangkan," ujar Lesti Kejora di hadapan ratusan ibu-ibu yang hadir.
Permasalahan muncul karena Lesti bersikeras membawa koper berisi ASI beku ke dalam kabin pesawat demi menjaga kualitasnya.
Namun, otoritas penerbangan tidak mengizinkan koper tersebut masuk kabin karena isinya berupa cairan beku, yang dianggap tidak sesuai aturan.
Setelah berbagai upaya dan negosiasi, akhirnya ASI tersebut diperbolehkan masuk bagasi.
Rizky Billar, sang suami, harus berjuang ekstra agar koper itu dapat diterima maskapai. Meski begitu, ketegangan belum usai.
Lesti dan Billar dibuat semakin khawatir setelah mengetahui bahwa bagasi mereka justru diterbangkan ke Indonesia keesokan harinya.
Mereka takut es dalam koper mencair, sehingga kualitas ASI menurun atau bahkan rusak.
"Akhirnya dikabari koper sampai jam 10 malam. Qadarullah, begitu dibuka, ASI-nya masih beku. Rasanya lega banget," tutur Lesti, mengisahkan momen haru yang ia alami. (jpc/abw)