PENYANYI sekaligus pengusaha Ashanty tengah mengalami kondisi kesehatan mental yang cukup serius.
Ia mengungkap sedang berjuang melawan depresi yang berdampak besar pada mental dan psikologisnya.
"Aku merasa mentalku lagi nggak baik. Aku minum obat dari dokter setiap jam 10 malam. Habis itu aku tidur pulas. Tapi kalau kebangun, rasanya kayak orang depresi, aku nggak bisa tidur lagi," ujar Ashanty dalam sebuah pernyataan.
Depresi yang dialaminya dipicu oleh sejumlah tekanan, termasuk permasalahan internal dalam bisnis yang ia jalani.
Ashanty menyebut harus menutup 15 outlet bisnis kuenya karena konflik manajemen yang tak terselesaikan.
Untuk menangani kondisinya, Ashanty telah berkonsultasi dengan dokter dan psikiater.
Ia juga sempat menjalani ruqyah setelah mengalami halusinasi yang mengganggu.
"Dua minggu lalu aku diruqyah karena halusinasinya aneh-aneh. Kata dokter, 'Kamu nggak kenapa-napa, cuma stres bertubi-tubi'," ucapnya menirukan perkataan sang dokter.
Perempuan lulusan Universitas Paramadina itu mengaku sempat bingung mengapa ia bisa mengalami depresi, padahal merasa telah ikhlas menerima berbagai cobaan hidup.
Namun menurut penjelasan dokter, kondisi itu bisa dipicu oleh konflik batin yang tersimpan di alam bawah sadar.
"Aku selalu berusaha ikhlas, tapi ternyata menurut dokter, kesadaranku memang bilang begitu. Tapi di bawah alam sadar, aku sebenarnya kecewa, marah, dan belum bisa terima. Jadi kita memang butuh yang namanya berobat," tuturnya. (jpc/abw)