MANTAN Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta Selatan pada Kamis (7/8) untuk menjalani pengambilan sampel DNA.
Ia datang sekitar pukul 09.00 WIB didampingi penasihat hukumnya, Muslim Jaya Butar-Butar.
Setibanya di lokasi, Ridwan Kamil tak banyak memberikan pernyataan. Ia hanya menyapa awak media dengan ucapan selamat pagi, lalu langsung memasuki gedung Bareskrim tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan.
Penasihat hukumnya, Muslim Jaya Butar-Butar, menegaskan bahwa kliennya bersikap kooperatif dan telah siap menjalani seluruh rangkaian proses hukum, termasuk pengambilan sampel DNA.
Langkah ini merupakan bagian dari penyelidikan kasus yang turut menyeret nama mantan model majalah dewasa, Lisa Mariana.
”Statement kami dari awal kasus ini muncul, silakan ditempuh upaya hukum, demi kepastian hukum tentu tes DNA yang dilakukan oleh Bareskrim bagian dari proses penyidikan,” kata Muslim.
Kedatangan Ridwan Kamil ke Gedung Bareskrim sesuai dengan jadwal. Hari ini, dia bersama Lisa Mariana dan putri Lisa Mariana diambil sampel untuk tes DNA.
Menurut Muslim, langkah itu merupakan bagian dari proses hukum atas laporan yang dibuat oleh kliennya.
”Bagian dari proses penyidikan dari laporan yang dilayangkan Pak RK kepada LM (Lisa Mariana). Tindak lanjut permohonan Pak RK di bulan Juni 2025 lalu untuk melakukan tes DNA direspons Bareskrim dengan pemanggilan para pihak hari Kamis tanggal 7 Agustus 2025,” lanjutnya.
Muslim menyampaikan bahwa sampel yang diambil dari Ridwan Kamil dan pihak-pihak terkait lain adalah darah.
Nantinya darah tersebut akan digunakan untuk tes DNA. Dia memastikan, Ridwan Kamil menghormati setiap proses hukum yang berjalan.
”Apapun hasilnya dengan tidak berandai-andai, pada prinsipnya Pak RK menghormati dan menerima hasilnya dengan penuh tanggung jawab serta kedewasaan. Itulah bentuk Pak RK menghormati proses hukum,” imbuh Muslim. (jpc/abw)