Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik

Alasan Ivan Gunawan Tidak Nyaman Dipanggil “Haji”, Ternyata…

Anisa Bahril Wahdah • Kamis, 9 Oktober 2025 | 13:55 WIB
Ivan Gunawan saat menunaikan ibadah haji, belum lama ini. (dok.Ivan Gunawan)
Ivan Gunawan saat menunaikan ibadah haji, belum lama ini. (dok.Ivan Gunawan)

 

IVAN Gunawan secara terbuka mengaku merasa sedikit tidak nyaman ketika dipanggil dengan sebutan “Haji Ivan”, setelah menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu.

Ungkapan tersebut disampaikan dalam tayangan podcast di kanal YouTube Comic 8 Revolution edisi “Butik Haji Igun”.

Ivan menegaskan bahwa ketidaknyamanannya itu lantaran belum terbiasa dengan panggilan tersebut.

Selain itu, desainer kondang ini juga tidak ingin dianggap berlebihan dalam memperlihatkan status hajinya di ruang publik.

Menurut pengakuannya, pemberitaan di berbagai media seringkali menyoroti status haji seseorang secara mencolok, hal itu terkesan seolah-olah status tersebut harus selalu ditampilkan.

Ivan menilai hal tersebut kurang tepat. Sebab, ibadah haji seharusnya menjadi urusan pribadi antara seseorang dengan Tuhannya.

“Kalau gua sih risih ya. Karena kayak di mana-mana tuh pemberitaan harus banget dipanggil Haji, jadi kayak enggak enak. Maksud gua tuh, masa gua harus menunjukkan bahwa gua Haji? Kadang tuh kayak gimana gitu rasanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa dirinya tidak menolak ketika orang lain menyapa dengan sebutan “Haji,” selama hal itu disampaikan dengan penuh rasa hormat.

Ivan memahami bahwa dalam budaya masyarakat Indonesia, panggilan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada seseorang yang telah menunaikan ibadah haji.

Meski demikian, menurut dia setiap individu memiliki cara tersendiri dalam memaknai pengalaman Ibadah yang telah dijalani.

Dalam kesempatan yang sama, Afgan juga memberikan tanggapan dengan menceritakan pengalaman serupa.

Afgan mengaku sering digoda dengan panggilan “Haji Afgan” setelah menunaikan ibadah haji. Afgan menyampaikan hal tersebut sambil tertawa.

“Mereka tuh kayak godain gitu loh, kaya, ‘Pak Haji Afgan, assalamualaikum.’’ Candaan tersebut kemudian mencairkan suasana dalam perbincangan mereka.

Program Butik Haji Igun sendiri dikenal sebagai tayangan yang memadukan unsur hiburan, refleksi, dan percakapan ringan antara Ivan Gunawan dengan para tamu undangannya.

Melalui program tersebut, Ivan berupaya menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai moral dan pesan positif kepada penontonnya.

Dalam episode bersama Afgan, keduanya membahas berbagai hal. Termasuk pengalaman beribadah setelah berhaji, makna kehidupan religius, serta bagaimana menjaga keseimbangan antara popularitas dan sikap rendah hati.

Pembahasan tersebut memperlihatkan bahwa keduanya berusaha menempatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus menunjukkannya secara berlebihan.

Dengan gaya komunikasi yang terbuka, tegas, dan tetap santun, Ivan Gunawan menunjukkan sisi dirinya yang lebih reflektif dan apa adanya.

Pencapaian dalam beribadah tidak selalu harus diikuti dengan pengakuan sosial yang mencolok, melainkan cukup dihayati dan diwujudkan melalui perilaku serta sikap sehari-hari.

Ivan Gunawan menyampaikan pesan penting bahwa kesalehan tidak perlu ditunjukkan melalui simbol atau gelar. Melainkan tercermin dari kepribadian dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. (jpg/abw)

Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat menyerahkan bayi terlantar dalam proses pengasuhan sementara (foster care) di PPSPAPPD “Sasambo Matupa” Senin (6/1).
Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat menyerahkan bayi terlantar dalam proses pengasuhan sementara (foster care) di PPSPAPPD “Sasambo Matupa” Senin (6/1).
Editor : Ayu Oktaviana
#ivan gunawan #ibadah haji #kepribadian #afgan #desainer kondang #Makna Kehidupan