DALAM tayangan YouTube BUND Lifetainment berjudul “Nagita Sampe Nangis!! Denger Reza Ceritain Kedekatannya dengan Sang Ibu”, Reza membuka kisah kehidupan masa lalunya.
Saat ia tumbuh bersama sang ibu yang membesarkannya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi.
Di balik suksesnya Reza Rahadian saat ini, ternyata tersimpan kisah masa kecil yang begitu mengharukan.
Saat itu masa kecil itu, sang ibu kehilangan pekerjaan, dan mereka harus memutar otak agar tetap bisa bertahan hidup.
“Spontan aja gitu naik sepeda keliling kompleks gitu, aku tinggal di Cinere waktu itu, terus nawar-nawarin aja, 'tante permisi ini rumputnya mau dipotong enggak,' terus dapat duit Rp20.000 - R30.000 gitu, orangnya baik aja dia kasih lebih gitu kadang-kadang,” ceritanya dengan senyum tipis.
Uang yang Reza dapat tak pernah ia gunakan untuk membeli mainan. Semua Reza kumpulkan dan serahkan ke ibunya.
“Aku bilang ke Mama, ‘Ini buat Mama, nanti cari kerja. Terus kami benar-benar berdua keliling Sudirman, masukin lamaran ke kantor-kantor,” kenangnya.
Saat ibunya akhirnya diterima kerja, mereka berdua happy kegirangan di rumah mendengar kabar itu. “Itu momen yang enggak bakal aku lupa,” ujar Reza.
Sejak kecil, Reza memang sudah sangat dekat dengan ibunya. Hubungan mereka bukan sekadar ibu dan anak, tapi lebih seperti sahabat. Ibunya tak pernah menutupi keadaan ekonomi keluarga.
“Mama selalu jujur. Dia bilang, kadang kita punya uang, kadang enggak. Tapi kita enggak boleh nyerah,” tutur Reza.
Reza juga mengenang satu kejadian yang selalu melekat di kepalanya, ketika ibunya menukar radio kaset kesayangan hanya untuk membeli beras.
“kita kalau belanja tuh ada tukang sayur gerobak yang lewat tuh depan rumah, jadi mamaku kalau beli apa kebutuhan rumah apa buat makan gitu. Boombox yang gede, radio kaset gitu kan yang gede gitu. Akhirnya itu jadi barteran,” ujarnya.
Meski hidup pas-pasan, sang ibu tetap berusaha membuat masa kecil Reza terasa hangat. Setiap kali menerima gaji, ibunya punya satu kebiasaan yang selalu Reza tunggu.
“Kalau Mama pulang naik taksi, itu tandanya kita bakal beli mainan. Aku langsung lari keluar rumah, senang banget,” katanya sambil tertawa kecil. Bagi Reza, momen sederhana seperti itu lebih berharga dari apa pun. (jpg/abw)