KALTENG POS – Perseteruan panas antara selebgram Wardatina Mawa dengan Inara Rusli dan Insanul Fahmi tampaknya bakal berbuntut panjang.
Meski pihak lawan sempat mengupayakan jalur damai melalui restorative justice (RJ), Mawa secara tegas memberikan jawaban menohok yakni tetap menolak.
Melalui kuasa hukumnya, Althur Napitupulu, Mawa menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui diskusi panjang dengan pihak keluarga.
Langkah hukum dianggap sebagai jalan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah bergulir.
Tak sekadar gertakan, pihak Wardatina Mawa mengaku telah melayangkan surat resmi kepada kepolisian sebagai respons atas tawaran damai yang diajukan pihak Insanul Fahmi (IF) dan Inara Rusli (IR).
"Hari ini kami sudah mengirimkan surat tanggapan berupa penolakan terhadap RJ yang diajukan oleh saudara IF dan saudari IR," ujar Althur Napitupulu saat ditemui di kawasan Tomang, Jakarta Barat, baru-baru ini.
Saat ditanya mengenai alasan spesifik di balik penolakan tersebut, Althur memilih untuk bungkam. Ia menyebut ada pertimbangan pribadi yang tidak bisa dikonsumsi publik.
"Terkait alasan, kami tidak bisa beberkan ke publik karena ada hal-hal privasi yang menjadi pertimbangan klien kami," tambah Althur.
Dengan adanya surat penolakan ini, pihak Mawa berharap kepolisian segera mempercepat proses penyidikan agar kasus ini terang benderang di mata hukum.
"Kami harapkan dengan adanya surat tanggapan dari kami, proses penyidikan ini segera dijalankan," pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana