KALTENG POS - Kabar membanggakan datang dari musisi senior sekaligus politisi, Anang Hermansyah. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan dan bisnis, suami Ashanty ini membuktikan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia.
Anang baru saja dinyatakan lulus dalam Ujian Tesis Program Studi Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Kini, ayah dari Aurel Hermansyah ini resmi menyandang gelar Magister!
Bukan sekadar mengejar gelar, Anang memilih topik yang sangat dekat dengan hatinya: Industri Musik. Dalam tesisnya, ia membedah isu performing rights—sebuah aspek krusial terkait hak pertunjukan dan perlindungan karya yang seringkali menjadi polemik di kalangan musisi tanah air.
Anang menyoroti bahwa di era digital ini, cara musisi mendapatkan haknya harus berubah. Beberapa poin penting yang ia angkat antara lain pentingnya perubahan tata kelola Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) agar lebih transparan.
Ia juga memaparkan bagaimana musisi bisa bertahan dan untung di tengah gempuran platform digital. Serta penggunaan teknologi mutakhir untuk mencatat hak cipta secara aman dan terintegrasi.
Momen kelulusan ini tentu disambut bahagia oleh sang istri, Ashanty, dan anak-anaknya. Melalui unggahan di media sosial, keluarga Hermansyah tampak memberikan dukungan penuh atas dedikasi Anang yang tetap mau berkuliah dan melakukan riset mendalam meski sudah memiliki nama besar di industri tanah air.
"Hari ini aku benar-benar melihat @ananghijau yang berbeda, dan aku bangga banget bisa ikut menjadi bagian saat kamu menggali potensi lain yang ada di diri kamu," tulis Ashanty.
"Tetap konsisten sesuai keahlian beliau, jurusan dan judul tesis membedah industri musik, yang dari dulu sangat beliau perjuangkan. Selamat dapat nilai A, dengan sedikit revisi, dan setelah wisuda lanjut S3. Congrats sayangku," tambahnya.
Kelulusan Anang Hermansyah mendapatkan ucapan selamat dari rekan musisi, seperti Judika, Eka Gustiwana, hingga Pongki Barata.
Langkah Anang ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama musisi untuk lebih melek hukum dan teknologi demi menjaga keberlangsungan karya mereka.
"Ini bukan cuma soal gelar, tapi bagaimana ilmu ini bisa diaplikasikan untuk kemajuan ekosistem musik Indonesia," ungkap semangat yang tersirat dari pencapaiannya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana