Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Curhatan Baskara Putra yang Turut Merasakan Dampak Rupiah Melemah

Miftahul Ilma • Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:07 WIB
Baskara Putra
Baskara Putra

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tak hanya dirasakan rakyat kecil. Kalangan yang dianggap mempunyai finansial yang bagus rupanya turut merasakan efek dari penurunan mata uang itu.

Salah satunya dirasakan musisi sekaligus vokalis grup musik Hindia, Baskara Putra. Ia turut mencurahkan kegelisahannya terkait kondisi ekonomi yang dinilainya mulai terasa hingga ke pengeluaran sehari-hari.

Melalui unggahan di media sosial X, Baskara mengaku dirinya berada dalam posisi yang relatif aman secara finansial. Karier bermusik yang dijalaninya selama ini disebut telah memberinya penghasilan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Namun demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya kebal terhadap dampak kenaikan harga berbagai barang yang terjadi belakangan ini seiring melemahnya rupiah terhadap mata uang asing.

“Gue cukup pede untuk bilang bahwa gue ‘mampu’. Ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi puji Tuhan berhasil dan uangnya lebih dari cukup,” tulis Baskara pada Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, lonjakan harga mulai terasa terutama pada kebutuhan yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai musisi. Peralatan musik yang mayoritas mengacu pada harga dolar Amerika Serikat menjadi salah satu sektor yang paling terdampak.

“Belanjaan kebutuhan alat musik jelas terdampak. Semuanya patokannya USD,” ungkapnya.

Meski demikian, Baskara mengakui persoalannya tidak hanya sebatas harga alat musik. Ia menyebut biaya kebutuhan pokok dan pengeluaran esensial lainnya juga mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu lalu.

“Cuman poinnya bukan hanya di situ, ini kerasa kok pengeluaran buat makan (total bulanan) dan hal-hal esensial lainnya meningkat dibanding kemarin-kemarin,” katanya.

Yang membuat Baskara lebih khawatir adalah kenyataan bahwa dirinya yang merasa berkecukupan saja ikut merasakan dampaknya. Ia pun membayangkan kondisi masyarakat dengan kemampuan ekonomi yang lebih terbatas.

“Akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah. Kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. Serem,” tulisnya.

Dalam cuitan yang sama, penyanyi lagu Secukupnya itu juga melontarkan kritik tajam terhadap kondisi kepemimpinan yang menurutnya berpengaruh terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini.

“Bener kata tuh orang. Ikan busuk dari kepala. Bawahnya mau diapain pun gak akan guna, karena yang busuk dia sendiri,” ujarnya.

Unggahan tersebut mendapat perhatian luas dari warganet. Banyak pengguna media sosial yang mengaku mengalami kondisi serupa, terutama terkait meningkatnya harga kebutuhan sehari-hari di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

“Yang bikin sedih, banyak orang bukan nggak kerja keras. Uangnya aja yang makin nggak kuat mengejar harga,” ujar salah satu netizen mengomentari twit tersebut.

“Betul, stop pada bilang ‘makannya gaya hidup jangan ketinggian’. Pada kenyataannya untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok yang bare minimum aja ibu-ibu udah pada koar-koar betapa mahalnya bahan makanan sekarang,” kata netizen lain.

“Anak sekolah aja sampai udah banyak yang resah dan galau lihat orang tuanya kesulitan ekonomi, dan mereka sendiri merasa kesulitan. Maksudnya ketika kesulitan ini dirasakan juga oleh anak-anak yang biasanya polos-polos aja, artinya negara emang gak baik-baik aja,” beber netizen. (*)

Editor : Agus Pramono
#kurs dollar #baskara putra #rupiah melemah #rupiah