KALTENGPOS.JAWAPOS.COM - Gaya pacaran artis tanah air selalu menarik untuk dikulik. Kalau biasanya pasangan kekasih menghabiskan waktu dengan makan malam romantis atau sekadar jalan-jalan ke mal, beda ceritanya dengan aktris multitalenta Prilly Latuconsina. Bersama sang kekasih, Omara Esteghlal, Prilly punya cara dating yang unik sekaligus berkelas: membaca buku bareng!
Prilly mengaku sudah menjadikan aktivitas membaca buku ini sebagai rutinitas wajib dalam hubungan mereka. Bukan cuma sekadar membaca, kebiasaan ini juga menjadi wadah bagi keduanya untuk terus belajar dan memperkaya sudut pandang satu sama lain.
Aktris bertubuh mungil ini mengungkapkan bahwa dirinya memiliki target pribadi yang cukup ketat dalam urusan membaca, yaitu minimal menamatkan satu buku setiap bulannya.
Menariknya, buku yang selesai dibaca tidak langsung masuk rak begitu saja. Prilly selalu meluangkan waktu untuk membedah isi buku tersebut bersama Omara.
"Biasanya saya setiap bulan itu targetin harus ada buku yang dibaca dan dibahas," kata Prilly saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini. Ketika ditanya oleh moderator mengenai siapa rekan diskusi setianya, Prilly dengan tersenyum menjawab, "Sama pasangan saya."
Baca Juga: Ruben Onsu Segera Mengambil Langkah Hukum terkait Hak Asuh Anak
Siapa sangka, kesamaan hobi membaca ini ternyata menjadi bumbu rahasia yang menyatukan cinta mereka. Prilly membeberkan bahwa ketertarikan mereka satu sama lain bermula dari literatur yang sama.
"Kebetulan kami juga bertemu dan bisa bersama karena membaca buku yang sama," ujarnya mengenang awal kedekatan mereka.
Gaya diskusi pasangan ini pun terbilang cukup berat namun seru. Prilly menceritakan bahwa dia dan Omara kerap bersepakat untuk membaca buku yang sama atau mendalami suatu teori tertentu.
Setelah itu, mereka akan mengaitkan teori tersebut dengan berbagai fenomena sosial yang sedang hangat terjadi di masyarakat.
"Kalau diskusi itu harus ada satu buku yang kami bahas atau ada satu teori yang mungkin bisa kita koneksikan sama apa yang terjadi sekarang," jelasnya.
Bagi Prilly, membaca bukan sekadar aktivitas pengisi waktu luang atau penambah wawasan. Lebih dari itu, membaca punya andil besar dalam membentuk pola pikir dan karakter seseorang.
Lewat ceritanya ini, Prilly berharap budaya membaca bisa semakin tumbuh di kalangan generasi muda sebagai bagian dari semangat belajar sepanjang hayat. (ant/kjp)
Editor : Kiki Rizqie