Fahira Almira Kaget, 3 Rumah Sakit Diagnosis Usus Buntu tapi CT Scan di Malaysia Ungkap Hal Berbeda

Agus Pramono • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Fahira Almira soal usus buntu.(Instagram)
Fahira Almira soal usus buntu.(Instagram)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Artis Fahira Almira membagikan pengalaman mengejutkan saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Malaysia. 

Ia mengaku sempat didiagnosis mengalami usus buntu oleh tiga rumah sakit di Indonesia dan disarankan segera menjalani operasi.

Namun, diagnosis tersebut kembali diperiksa setelah Fahira memilih menjalani pengobatan di Penang, Malaysia. Hasil pemeriksaan lanjutan di Island Hospital justru menunjukkan persoalan kesehatan yang dialaminya bukan berasal dari usus buntu.

Baca Juga: Polemik Usus Buntu Fahira Almira, Netizen Soroti Dugaan Endorse RS Malaysia

Pengalaman tersebut dibagikan Fahira melalui media sosial. Ia mengaku sempat merasa sedih dan pasrah setelah tiga rumah sakit di Indonesia menyatakan dirinya mengalami usus buntu.

Fahira mengatakan, saat itu dirinya mengalami sejumlah gejala yang cukup berat.

Mulai dari demam tinggi, nyeri hebat pada bagian kanan perut hingga muntah.
Karena gejala tersebut, ia kemudian memeriksakan diri ke tiga rumah sakit berbeda. Ketiganya memberikan diagnosis serupa, yakni usus buntu dan menyarankan agar segera dilakukan operasi.

Kekhawatiran Fahira semakin meningkat setelah hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan ukuran usus buntu sekitar 8,1 milimeter.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya semakin yakin bahwa operasi merupakan langkah yang harus segera dilakukan. Terlebih, ia mengetahui usus buntu yang pecah dapat menimbulkan komplikasi serius.

Namun, Fahira akhirnya memutuskan mencari pemeriksaan lanjutan di Penang, Malaysia. Ia memilih Island Hospital dan langsung mencari jadwal dokter agar dapat segera mendapatkan penanganan.

 

Dokter di Malaysia Minta CT Scan

Sesampainya di Island Hospital, Fahira justru mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Dokter yang menanganinya tidak langsung menyimpulkan bahwa dirinya mengalami usus buntu berdasarkan hasil USG sebelumnya.

Dokter kemudian meminta Fahira menjalani CT scan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Keputusan tersebut membuat Fahira terkejut. Setelah hasil CT scan keluar, ia mengaku antara kaget dan bersyukur.

Sebab, berdasarkan pemeriksaan tersebut, masalah kesehatan yang dialaminya ternyata bukan berasal dari usus buntu.

Fahira mengungkapkan, persoalan justru ditemukan pada bagian usus besar dan tidak berkaitan dengan usus buntu seperti diagnosis sebelumnya.

“Kalau kemarin pas di Indonesia aku iya-in, usus aku udah dipotong, ternyata masalahnya bukan di usus buntu, tapi di usus besar,” ungkap Fahira dalam unggahannya.

Kini, Fahira memilih fokus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi usus besarnya sekaligus menjalani proses penyembuhan hingga tuntas.

Fahira Ingatkan Pentingnya Second Opinion

Dari pengalaman tersebut, Fahira mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil keputusan medis, terutama ketika mendapatkan diagnosis yang membutuhkan tindakan besar seperti operasi.

Ia menyarankan pasien mencari second opinion atau pendapat medis kedua dari dokter maupun fasilitas kesehatan lain apabila kondisi memungkinkan.

Menurut Fahira, pemeriksaan tambahan dapat membantu memastikan diagnosis sebelum seseorang menjalani tindakan medis.

“Jadi saran dari aku, please kalau kalian udah divonis usus buntu atau penyakit apa pun, pastikan cek di beberapa dokter dan beberapa rumah sakit,” tulisnya 9 Agustus 2026 lalu.

Fahira juga menyampaikan rasa syukurnya karena dokter di Island Hospital melakukan pemeriksaan secara lebih mendalam sebelum mengambil keputusan mengenai tindakan medis.

Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pasien memiliki hak untuk memahami diagnosis, pilihan pemeriksaan, serta tindakan medis yang akan dijalani.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
fahira almira island hospital usus buntu