KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Deddy Mahendra Desta mengumumkan dirinya resmi meninggalkan Vindes Corp setelah lima tahun menjadi bagian dari perjalanan perusahaan kreatif yang dibangun bersama Vincent Rompies.
Pengumuman tersebut disampaikan Desta melalui akun Instagram pribadinya, @desta80s, Rabu (26/8/2026) malam. Dalam pesannya, Desta menegaskan keputusan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan dan meminta publik tidak mengaitkannya dengan isu atau persoalan lain yang tidak berdasar.
“Keputusan ini sudah melalui banyak pertimbangan dan pada akhirnya diambil dengan harapan menjadi yang terbaik untuk semua pihak,” tulisnya dikutip Kamis (27/8/2026).
Desta secara khusus meminta tidak ada asumsi liar mengenai alasan kepergiannya dari Vindes Corp.
“Karena itu, tidak perlu ada asumsi-asumsi liar atau upaya menghubungkan keputusan ini dengan hal-hal lain yang tidak benar dan tidak berdasar,” tegasnya.
Ia juga memastikan hubungannya dengan keluarga besar Vindes tetap baik. Menurut Desta, keputusan untuk meninggalkan perusahaan tidak mengubah rasa saling menghargai, mendukung maupun mendoakan satu sama lain.
“Hubungan saya dengan seluruh keluarga besar @vindes.ig tetap sangat baik. Tidak ada yang berubah dalam hal saling menghargai, saling mendukung, dan mendoakan yang terbaik untuk satu sama lain,” tulisnya.
Dalam unggahannya, Desta juga menyampaikan pesan khusus kepada Vincent Rompies yang selama ini menjadi rekan dekat sekaligus bagian penting dalam perjalanan Vindes.
“And especially to @vincentrompies. Love you always, my brother..” tulis Desta.
Desta turut meminta maaf atas berbagai kesalahan yang mungkin pernah dilakukan selama dirinya berada di Vindes Corp, baik melalui keputusan, perkataan maupun tindakan.
“Mohon maaf kalau selama ini saya banyak salah selama di Vindes. Baik keputusan-keputusan yang saya ambil, kata-kata yang saya ucapkan, dan kelakuan yang saya perbuat,” katanya.
“Bukan hal yang mudah untuk berada di keputusan ini,” lanjutnya.
Lima tahun berada di Vindes Corp disebut Desta sebagai salah satu perjalanan terbaik dalam hidupnya.
Meski tak lagi terlibat dalam aktivitas sehari-hari Vindes Corp, Desta mengaku tetap memiliki ikatan emosional dengan perusahaan tersebut.
“Saya yakin Vindes bisa terus hidup dan lebih maju dalam berinovasi dalam kebebasan berkarya tanpa saya ke depannya,” tulisnya.
“Setelah ini, kehadiran saya tidak lagi ada di dalam perjalanan Vindes sehari-harinya. Tapi Vindes sampai kapan pun tetap ada di dalam hati saya,” lanjut Desta.
Ia kemudian menyampaikan perpisahan kepada seluruh anggota tim yang disebutnya sebagai Saker.
“We dreamed, laughed, shared tears, struggled, created, and grew together. Thank you for all the memories we’ll never forget. Love you all,” tulisnya.
Sementara itu, melalui akun resmi @vindes.ig, Vindes Corp turut menyampaikan pernyataan mengenai kepergian Desta.
Vindes Corp mengakui perjalanan perusahaan selama ini tidak terlepas dari kontribusi Desta, termasuk dalam membangun karya, kolaborasi dan berbagai ide yang membentuk perjalanan perusahaan.
“Perjalanan Vindes Corp terbentuk atas kontribusi Deddy Mahendra Desta. Terima kasih atas waktu, energi, dan dedikasinya selama ini,” tulis Vindes Corp.
Setelah kepergian Desta, Vindes Corp menyatakan akan memasuki fase baru. Perusahaan memastikan operasional akan terus berjalan bersama Vincent Rompies dan seluruh tim Saker.
“Sebagai Creative Entertainment Powerhouse, Vindes Corp kini melangkah ke babak baru. Vindes Corp akan terus berjalan bersama Vincent Rompies dan seluruh tim (Saker) sembari menjalani proses transisi dengan penuh tanggung jawab,” tulis Vindes Corp.
Vindes juga menegaskan semangat berkarya tidak berubah meski terjadi perubahan dalam komposisi internal.
“Babak baru dengan semangat yang tetap sama. Berkarya dan menciptakan hal yang bermakna akan selalu menjadi bagian dari Vindes Corp,” demikian pernyataan tersebut.
Kepergian Desta dengan demikian menandai berakhirnya satu fase perjalanan Vindes Corp, sekaligus membuka babak baru bagi perusahaan kreatif tersebut bersama Vincent Rompies dan tim yang ada. (*)
Editor : Ayu Oktaviana