Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Warga Tamban Lupak Kapuas Keluhkan Jembatan Alternatif Skunder IV Rusak

Agus Pramono • Senin, 6 Oktober 2025 | 15:28 WIB
Kondisi jembatan alternatif di Skunder IV sulit dilalui kendaraan.
Kondisi jembatan alternatif di Skunder IV sulit dilalui kendaraan.

 

KUALA KAPUAS – Warga Desa Tamban Lupak, Kecamatan Kapuas Kuala, mengeluhkan lambannya pembangunan jembatan box culvert di Skunder IV desa tersebut.

Sunaji, salah seorang warga Desa Tamban Lupak, mengatakan proyek yang dijanjikan rampung dalam waktu sebulan itu hingga kini belum juga selesai dikerjakan.

“Janjinya dahulu sebulan selesai, tapi sampai sekarang belum juga rampung. Jembatan alternatif yang dipakai sementara malah rusak, tidak layak dilewati. Sudah sering mobil amblas,” ungkap Sunaji, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, kondisi itu sangat berdampak pada aktivitas masyarakat. Terlebih, jembatan alternatif yang dibangun untuk sementara waktu kini rusak dan sulit dilalui kendaraan.

“Kami sangat dirugikan. Aktivitas jadi terhambat, ekonomi masyarakat pun terganggu karena kendaraan sulit lewat,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah dan pihak pelaksana proyek segera memperbaiki jembatan alternatif agar dapat dilalui dengan aman, serta menyiapkan jalan alternatif yang lebih memadai selama proses pembangunan berlangsung. Mereka juga mendesak agar penyelesaian jembatan utama dipercepat sesuai janji awal.

Diketahui, proyek pembangunan jembatan box culvert ruas Anjir Serapat–Palampai tersebut menelan anggaran sebesar Rp596 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). (art)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#ekonomi masyarakat #box culvert #Kecamatan Kapuas #dana alokasi umum #pembangunan jembatan #jembatan alternatif #jalan alternatif