Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

1.000 Pendidik dan Pelajar Kapuas Akan Pecahkan Rekor MURI Mangarungut dan Mangacapi

Agus Pramono • Rabu, 12 November 2025 | 18:35 WIB
Bupati Kapuas HM Wiyatno saat mengecek persiapan pecatatan rekor MURi di Huma Betang Sei Pasah, Rabu (12/11/2025).
Bupati Kapuas HM Wiyatno saat mengecek persiapan pecatatan rekor MURi di Huma Betang Sei Pasah, Rabu (12/11/2025).

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan akan menggelar kegiatan pencatatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bertajuk Mangarungut dan Mangacapi Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar Tahun 2025. 

Kegiatan spektakuler ini akan melibatkan 1.000 pendidik dan peserta didik dari seluruh wilayah Kabupaten Kapuas, dan dijadwalkan berlangsung di Rumah Betang Sei Pasah pada 8 Desember 2025 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian dan revitalisasi seni tradisi lisan Karungut dan permainan alat musik Kacapi, yang merupakan warisan budaya khas suku Dayak Kalimantan Tengah.

 “Kegiatan ini bukan hanya untuk memecahkan rekor MURI, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya lokal agar tetap dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Suwarno.

Menurutnya, Karungut merupakan kesenian tradisional berupa pantun yang dilagukan, dahulu digunakan dalam upacara sakral agama Kaharingan menggunakan bahasa Sangiang. 

Kini, kesenian ini telah berkembang menjadi ekspresi budaya Dayak yang terbuka bagi semua kalangan dengan tema yang lebih luas, termasuk pendidikan dan nilai-nilai kehidupan.

Suwarno menambahkan, selain untuk mencatat rekor, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter peserta didik melalui pengenalan budaya daerah sejak dini.

“Semangat Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar salah satunya diwujudkan lewat penguatan identitas budaya lokal. Kita ingin anak-anak Kapuas bangga dengan tradisinya,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan menampilkan 1.000 lebih pelajar dan guru yang secara serentak melantunkan Karungut dan memainkan Kacapi di area Rumah Betang, simbol kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Dayak.

Selain pencatatan rekor, acara juga akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya lain sebagai bentuk apresiasi terhadap kesenian tradisional Kalimantan Tengah. (art)

Editor : Agus Pramono
#rekor muri #Pemkab Kapuas #Kapuas BERSINAR