KUALA KAPUAS-Pemandangan pasar yang ada di Desa Terusan Raya Hulu, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalteng begitu memprihatinkan.
Bangunan kayu yang dipakai untuk lapak pedagang begitu memprihatinkan. Kayu tampak sebagian besar sudah lapuk.
Bangunannya juga tak tertata rapi. Rumput liar pun tumbuh subur.
Tak hanya itu, pasar yang aktif setiap hari Jumat itu atapnya juga tak semuanya layak pakai. Ada yang bangunannya sampai roboh. Tak kunjung diperbaiki.
"Kayunya sudah pada lapuk Pak,"ujar salah satu warga yang mengirimkan visual ke kaltengpos.jawapos.com.
Kondisi itu ternyata bukan baru-baru ini saja. Bangunan yang tak layak pakai itu sudah rusak lebih 12 bulan lamanya.
"Setahun ada Pak (rusak, red),"jelasnya.
Demi menjaga perekonomian tetap hidup, aktivitas jual beli tetap berlangsung. Pedagang menjajakan dagangannya di emperan jalan. Pedagang membeberkan terpal atau sejenisnya untuk alas dagangan.
Warga menyebut, belum ada perhatian dari pemerintah atau wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Kapuas. Begitu juga dari kepala desa, yang belum memberikan kepastian.
"Selama ini belum ada perhatian,"ucapnya.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas, segera turun tangan melihat langsung kondisi pasar tersebut. Mereka meminta adanya perbaikan atau pembangunan ulang pasar agar lebih layak, aman, dan tertata. Menurut warga, pasar merupakan urat nadi perekonomian desa yang seharusnya mendapat perhatian serius.
Dengan pasar yang layak, warga berharap aktivitas jual beli dapat berjalan lebih nyaman, pedagang lebih sejahtera, dan roda ekonomi desa terus berputar dengan baik.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana