Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

UEA Hibahkan 294.222 Dirham, Gelar Operasi Katarak bagi Ratusan Warga di Kapuas

Hartoyo • Jumat, 24 April 2026 | 19:27 WIB
Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama delegasi UEA dan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono di sela-sela kegiatan operasi katarak
Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama delegasi UEA dan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono di sela-sela kegiatan operasi katarak

 

KUALA KAPUAS – Dukungan Uni Emirat Arab (UEA) untuk sektor kesehatan di Indonesia kembali diwujudkan.

Melalui Noor Dubai Foundation, UEA menghibahkan dana sebesar 294.222 Dirham untuk pelaksanaan operasi katarak gratis bagi ratusan warga di Kabupaten Kapuas.

Program yang difasilitasi Kementerian Kesehatan ini menyasar 500 warga dari berbagai wilayah, khususnya masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan mata.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan layanan hingga ke daerah terpencil.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyampaikan, kerja sama ini merupakan kelanjutan komitmen yang telah dibangun sejak 2025.

Ke depan, kolaborasi tersebut akan diperkuat agar mampu mendukung berbagai program kesehatan lainnya.

“Melalui operasi ini, kita berharap para pasien dapat kembali melihat dunia dengan jelas. Ini adalah harapan sederhana agar kualitas hidup masyarakat bisa lebih baik,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan operasi di Vision Center Kapuas, Kamis (24/4/2026).

Selain menghadirkan layanan langsung, pemerintah juga berencana mengembangkan layanan kesehatan berbasis teknologi.

Salah satunya melalui konsultasi medis jarak jauh agar masyarakat di pelosok dapat memperoleh akses pemeriksaan dokter spesialis secara cepat dan terintegrasi.

Dante menambahkan, penguatan layanan kesehatan mata menjadi hal penting. Berdasarkan data nasional, sekitar 48 persen dari 21 juta warga yang telah menjalani skrining kesehatan, dan 6 persen di antaranya mengalami gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pelaksanaan operasi dilakukan dengan prosedur ketat untuk menjamin keselamatan pasien. Tahap awal dilakukan penyaringan oleh petugas kesehatan bersama kader di lapangan.

Selanjutnya, tim dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) melakukan pemeriksaan lanjutan, mulai dari pengecekan gula darah hingga pengukuran bola mata guna menentukan lensa tanam yang sesuai.

Kabupaten Kapuas dipilih sebagai salah satu lokasi utama karena tantangan geografis dan keterbatasan akses terhadap dokter spesialis.

Kegiatan bakti sosial ini dipusatkan di Vision Center Kapuas yang telah melayani masyarakat sejak Juli 2023.

Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 200 pasien di Kalimantan Tengah serta masing-masing 150 pasien di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah berharap, program ini mampu mempercepat pemulihan penglihatan nasional sekaligus memastikan layanan kesehatan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri.(*)

Editor : Agus Pramono
#operasi katarak kapuas #uea hibah di kapuas #hibah uea operasi katarak