PALANGKA RAYA – Panen raya padi seluas 25.817 hektare di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, menjadi bukti semakin besarnya potensi Kalimantan Tengah sebagai salah satu penyangga pangan nasional.
Hamparan sawah yang siap dipanen di sentra pertanian tersebut mencerminkan perkembangan sektor pertanian yang terus menunjukkan tren positif.
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti, yang turut menghadiri panen raya tersebut mengatakan Kabupaten Kapuas selama ini telah dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di provinsi ini.
Luasnya lahan pertanian yang didukung peningkatan produktivitas dinilai menjadi modal penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
"Panen raya ini menunjukkan bahwa Kapuas memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Kami di DPRD tentu akan terus mendukung berbagai program yang berpihak kepada petani, baik melalui peningkatan infrastruktur pertanian, bantuan alat dan mesin pertanian, maupun penguatan kebijakan yang mendukung sektor pangan," ujarnya.
Menurut politikus Partai Golkar yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas tersebut, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan para petani.
Karena itu, ia menilai dukungan kepada petani harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan benih dan pupuk, modernisasi alat dan mesin pertanian, perbaikan jaringan irigasi, hingga perluasan akses pemasaran hasil panen.
Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan nilai tambah yang diterima petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Kesejahteraan petani harus menjadi perhatian bersama. Ketika sektor pertanian maju, maka ketahanan pangan akan semakin kuat dan perekonomian masyarakat juga ikut tumbuh," katanya.
Kamayanti optimistis keberhasilan panen raya di Kabupaten Kapuas menjadi sinyal kuat bahwa Kalimantan Tengah memiliki peluang besar untuk memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Untuk itu, DPRD Kalimantan Tengah berkomitmen terus mengawal berbagai kebijakan yang berpihak kepada petani, termasuk mendorong peningkatan anggaran pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas lahan.
"DPRD Kalimantan Tengah akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada petani agar sektor pertanian semakin maju dan mampu menopang ketahanan pangan daerah maupun nasional," pungkasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana