Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Nasib Mujur Khairun Nisya, Lion Air Grup Tak Membawa ke Ranah Hukum Kasus Pramugari Gadungan

Agus Pramono • Jumat, 9 Januari 2026 | 17:20 WIB
Khairun Nisya saat pakai seragam Batik Air.
Khairun Nisya saat pakai seragam Batik Air.

KASUS viral seorang perempuan muda yang tampil layaknya pramugari dan ikut terbang dalam pesawat Batik Air rute Palembang–Jakarta akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak maskapai.

Perempuan tersebut diketahui bernama Khariun Nisya alias KN (23), asal Palembang, Sumatera Selatan.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan bahwa KN bukan merupakan awak kabin, karyawan, maupun perwakilan resmi Batik Air.

“Yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air serta tidak memiliki kewenangan apa pun untuk bertindak atas nama perusahaan,” ujar Danang dalam keterangan resmi.

Kasus ini mencuat setelah KN viral di media sosial karena tampil mengenakan atribut layaknya pramugari dan terlihat berada di dalam pesawat Batik Air.

Penampilannya sempat membuat banyak pihak mengira ia adalah awak kabin aktif.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian, tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Polisi juga memastikan tidak ada pelanggaran hukum lain yang dilakukan KN.

Batik Air pun memutuskan tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun, KN tetap diminta membuat klarifikasi dan surat pernyataan.

“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun, yang bersangkutan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan seluruh atribut Batik Air yang dipakai disita,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono.

Dari informasi yang beredar, KN diduga sudah beberapa kali melakukan aksinya. Ia disebut kerap terbang rute Palembang–Jakarta dengan diantar keluarga atau adiknya, sehingga sekilas tampak seperti kru maskapai.

Namun, keberuntungan KN akhirnya berakhir. Diduga ia membeli tiket maskapai dengan pengawasan kru yang lebih ketat. Interaksi dengan awak kabin yang lebih teliti membuat penyamarannya mulai terungkap.

“Mungkin karena salah beli tiket maskapai tertentu, jadi krunya lebih detail. Saat ditanya, jawabannya tidak nyambung, apalagi harus bisa bahasa Inggris dan Indonesia. Meski pakaiannya lengkap, tetap terlihat aneh,” ungkap seorang sumber.

Kecurigaan semakin menguat ketika KN tidak mampu menjawab pertanyaan teknis yang seharusnya dikuasai pramugari aktif. Meski demikian, dengan mengenakan seragam dan membeli tiket sebagai penumpang, KN sempat lolos pemeriksaan dan bahkan berhasil ikut terbang dalam sebuah penerbangan.

KN diduga disangka sebagai extra crew oleh petugas, sehingga tidak langsung dicurigai. Peristiwa ini pun menjadi sorotan publik dan menjadi pelajaran penting bagi pengawasan internal maskapai penerbangan.(ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#pramugari gadungan #Polresta Bandara Soekarno-Hatta #pramugari #Khairun Nisa pramugari gadungan #awak kabin #maskapai penerbangan #Khairun Nisya #maskapai batik air #lion air group #batik air #Pesawat Batik Air #kru pesawat