Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ibu Pemulung Masih Cari Keadilan atas Anaknya Calon Polwan Diperkosa, Desak Tiga Polisi Diproses Pidana, Bukan Sanksi Etik

Miftahul Ilma • Kamis, 23 April 2026 | 22:58 WIB
Ibu calon polwan mencari keadilan atas anaknya yang diperkosa.Sceeenshoot
Ibu calon polwan mencari keadilan atas anaknya yang diperkosa.Sceeenshoot

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Penanganan kasus dugaan pemerkosaan terhadap calon polwan di Jambi terus menjadi sorotan.

Seorang ibu yang bekerja sebagai pemulung mendatangi Mabes Polri untuk memperjuangkan keadilan bagi putrinya, sekaligus meminta agar tiga oknum polisi yang sebelumnya hanya dijatuhi sanksi etik diproses secara pidana.

Tiga polisi dari Jambi itu dianggap melakukan pembiaran saat 2 rekannya sesama polisi melakukan rudapaksa terhadap calon polwan.

Dalam unggahan Instagram pribadinya Kamis (23/4/2026), pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkapkan, langkah ibu tersebut menjadi bentuk perlawanan atas penanganan kasus yang dinilai belum memberikan keadilan.

“Perjuangan seorang ibu yang datang ke Mabes Polri agar tiga polisi yang hanya dihukum kode etik diproses pidana,” tulisnya. 

Ia menyebut, perkembangan terbaru menunjukkan kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh tim Mabes Polri dengan melibatkan berbagai unsur.

“Tim Mabes masih bedah kasus dan proses gelar sedang berjalan menghadirkan ahli, Itwasda, Propam, dan penyidik Polda Jambi untuk menentukan status tiga oknum dari saksi ke tersangka,” lanjutnya.

Selain itu, rekonstruksi perkara dijadwalkan digelar dengan pengawasan dari pihak eksternal guna memastikan transparansi penanganan kasus.

“Rekonstruksi akan dilaksanakan besok hari Jumat, Kompolnas turut hadir dalam rekonstruksi,” tulisnya.

Kasus ini juga memicu gelombang reaksi publik di media sosial. Sejumlah warganet menilai sanksi etik tidak sebanding dengan dugaan perbuatan yang terjadi.

Akun Instagram @fernandoxaverus menulis, “Biadap x yahh.. hancur x hati ibu itu.”

Sementara @edo.francisko berharap adanya keadilan bagi korban, “Semoga ada keadilan buat ibu itu n anak nya.”

Akun @pramono14331 mengkritik sanksi ringan, “Klu hanya hukuman ringan hancur udh bg hukum di negara kita apalagi ini aparat.”

Sedangkan @agussuherman13 menyoroti efek jera, “Kalau cuman minta maaf, dikemudian hari semua polisi pasti bebas memperkosa wanita.”(*)

Editor : Agus Pramono
#calon polwan diperkosa #polisi memperkosa calon polwan #calon polwan jambi #polisi jambi calon polwan #hotman calon polwan