Usai viral Daycare di Jogja, Kini Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh, Pelaku Diamankan Polisi
Miftahul Ilma• Rabu, 29 April 2026 | 13:00 WIB
Dugaan penganiayaan di Daycare Banda Aceh.Instagram
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Usai viral kasus Daycare di Yogyakarta, kini kasus serupa kembali terjadi di Aceh. Rekaman video dugaan kekerasan terhadap bayi di sebuah tempat penitipan anak di Banda Aceh beredar luas di media sosial dan memicu reaksi publik.
Peristiwa itu kini ditangani aparat kepolisian, sementara pihak pengelola telah mengambil tindakan internal. Kejadian tersebut terjadi di Baby Preneur Daycare, Kecamatan Syiah Kuala, pada Senin (27/4/2026) pagi.
Dari rekaman kamera pengawas, terlihat seorang pengasuh memperlakukan bayi secara kasar saat proses pemberian makan.
Dalam video itu, bayi tampak menangis.
Pengasuh kemudian mengangkat tubuh korban beberapa kali sebelum akhirnya menjatuhkan dan menarik telinganya. Di lokasi yang sama, terlihat pengasuh lain hanya menyaksikan tanpa melakukan intervensi.
Ketua yayasan, Husaini, menyatakan pihaknya langsung mengambil langkah setelah mengetahui kejadian tersebut.
“Tidak lama setelah kejadian, kami langsung memberhentikan tiga orang, termasuk yang diduga melakukan kekerasan,” ujarnya, mengutip Detikcom, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, sistem CCTV di daycare tersebut sebenarnya dapat diakses oleh orang tua. Setelah video diketahui, manajemen segera menurunkan tim untuk menindaklanjuti dan mengamankan situasi.
Selain itu, pihak pengelola juga telah menyampaikan informasi kepada orang tua korban serta berjanji meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini kini masuk tahap penyelidikan kepolisian. Terduga pelaku berinisial DS (24) telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan penanganan dilakukan oleh tim gabungan.