Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ibu Calon Polwan di Jambi Ngaku Sempat Diabaikan saat Melapor, Pelaku Menjanjikan Uang Damai

Miftahul Ilma • Rabu, 29 April 2026 | 18:45 WIB
Calon polwan dan ibunya saat podcast Deddy Corbuzier.YouTube/Deddycorbuzier
Calon polwan dan ibunya saat podcast Deddy Corbuzier.YouTube/Deddycorbuzier

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Proses pelaporan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap remaja berinisial C (18) di Kota Jambi disebut tidak berjalan mulus sejak awal.

Ibu calon polwan mengaku sempat tidak mendapat respons saat pertama kali melapor ke kepolisian.

Ia menyebut laporan awal yang disampaikan pada 3 Januari 2026 tidak langsung ditindaklanjuti. Bahkan, ia mengaku sempat diarahkan ke instansi lain tanpa penanganan yang jelas.

“Begitu saya tahu tanggal 2 Januari, besoknya saya langsung melapor ke Polresta. Tapi tidak ditanggapi sama sekali, malah saya dilempar ke Polda,” ujarnya saat berbincang di podcast Close The Door yang tayang Selasa (28/4/2026). 

Menurutnya, saat itu ia datang dengan didampingi seorang anggota polisi yang berniat membantu. Namun, upaya tersebut tetap tidak mendapat respons yang diharapkan.

“Ada polisi yang mendampingi saya, tapi itu pun tidak dihargai. Saya ini orang awam, bisa dibilang buta hukum, jadi tidak tahu harus bagaimana,” katanya.

Ia menjelaskan, laporan tersebut baru mulai diproses setelah kembali diajukan pada 6 Januari 2026.

“Dari tanggal 3 sampai itu tidak ditanggapi. Coba lagi tanggal 6 Januari, baru setelah itu mulai naik prosesnya. Tutup laporan 3 Januari, buka lagi laporan 6 Januari,” ungkapnya.

Di sisi lain, keluarga korban juga mengaku menghadapi tekanan setelah laporan tersebut diketahui pihak terlapor. Dugaan adanya upaya pendekatan hingga penawaran uang untuk mencabut laporan pun muncul.

Korban mengaku sempat didatangi oleh pelaku yang mencoba bernegosiasi agar kasus tersebut tidak dilanjutkan. 

“Ketemu terus itu minta tawaran. Maksudnya kalau cabut laporan nanti dibayar berapa,” kata korban.

Ia yang kala itu datang bersama temannya mengaku sempat merasa takut dengan situasi tersebut. Bahkan, keluarga sempat menutupi fakta bahwa merekalah yang melaporkan kasus tersebut.

“Sebenarnya takut. Kami sampai seperti menutupi kalau bukan kami yang melapor, karena waktu itu orang masih saling curiga siapa yang melapor,” ujarnya.

“Kalau memang bukan kami yang melapor, katanya biar tahu siapa yang melapor, bahkan sampai bilang mau dibelikan tiket pesawat,” lanjutnya.

Kejadian inipun mendapat atensi langsung dari Mabes Polri usai tim kuasa hukum korban meminta bantuan kepada pengacara terkenal Hotman Paris. 

Saat ini keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua oknum anggota polisi yang melakukan pemerkosaan sudah diberhentikan. Sementara rekan-rekannya di berikan sanksi etik. (*)

Editor : Agus Pramono
#calon polwan jambi #calon polwan diperkosa polisi #ibu calon polwan #podcast deddy corbuzier terbaru