Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Geger, Santriwati di Pekalongan Mengaku Hamil Tanpa Disentuh

Miftahul Ilma • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:30 WIB
Ilustrasi santriwati hamil tanpa disentuh
Ilustrasi santriwati hamil tanpa disentuh

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dibuat geger oleh kisah seorang santriwati berusia 22 tahun yang melahirkan bayi, meski pihak keluarga mengaku perempuan tersebut tidak pernah memiliki hubungan dengan laki-laki.

Perempuan berinisial F, warga Kecamatan Karangdadap, itu kini menjadi perbincangan luas di media sosial setelah pengakuan keluarganya beredar dan memicu pro kontra di tengah masyarakat.

Baca Juga: Guru Ngaji di Kukar Dilaporkan dalam Dugaan Asusila terhadap 11 Anak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ayah F, berinisial S, menyebut putrinya selama ini dikenal tertutup dan tidak pernah terlihat menjalin hubungan asmara. Karena itu, pihak keluarga mengaku terkejut ketika mengetahui F mengalami kehamilan hingga akhirnya melahirkan.

“Putri kami berinisial F mengaku sama sekali tidak melakukan hubungan dengan siapapun. Dia meyakini kejadian ini adalah kehendak dan takdir Allah semata. Awalnya ia sering bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah,” kata S mengutip akun Instagram @rumpi_gosip, Rabu (27/5/2026). 

Menurut keluarga, tanda-tanda aneh sebenarnya sudah dirasakan cukup lama. F disebut beberapa kali bercerita mengalami mimpi berulang tentang dirinya yang sedang hamil, bahkan jauh sebelum kondisi fisiknya berubah.

Baca Juga: Guru Ngaji yang Cabuli Santri Laki-laki di Surabaya Ngaku Takut Berzina dengan Perempuan

“Awalnya ia sering bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah. Sebelum diketahui hamil pun ia sudah sering bermimpi demikian,” tutur sang ayah.

Keluarga mengungkapkan perubahan mulai terlihat sejak September 2025. Saat itu, F disebut tidak lagi mengalami menstruasi secara normal. Seiring waktu, kondisi tubuhnya terus berubah hingga akhirnya dipastikan mengandung.

Meski kabar tersebut memunculkan banyak pertanyaan, pihak keluarga mengaku memilih menerima keadaan dan tidak berniat mencari siapa ayah biologis bayi tersebut.

“Kami sekeluarga ikhlas menerima kejadian ini dan mengembalikan semuanya kepada kuasa Allah. Kalau kami harus menuntut, kepada siapa? Pacar saja dia tidak punya,” tegas S.

Baca Juga: Resmi! Syekh Ahmad Al Misry Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri

Cerita yang dianggap janggal itu pun langsung menyebar cepat di berbagai platform media sosial. Banyak warganet mempertanyakan penjelasan keluarga karena dinilai sulit diterima secara logika maupun medis. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#santriwati #pondok pesantren #kehamilan #kabupaten Pekalongan