KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Aksi mesum dilakukan sejoli yang merupakan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Dalam video durasi 2 menit 15 detik yang tersebar, keduanya saling berciuman dan berpelukan di dalam Gedung Kuliah Bersama (GKB) Unair Surabaya.
Kedua mahasiswa yang diduga terlibat inisial HMB dari Program Studi Teknologi Sains Data, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, serta NJ dari Fakultas Hukum Unair.
Pihak Unair membenarkan adanya video itu. Aksi itu diduga melanggar norma kesusilaan yang terjadi di lingkungan kampus.
Pihak kampus segera membentuk Komisi Etik untuk mengusut secara mendalam seluruh rangkaian peristiwa.
“Kami membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya,” kata Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, Rabu (17/6/2026).
Pulung menjelaskan, tugas utama Komisi Etik adalah mengungkap fakta awal kejadian, mulai dari waktu terjadinya peristiwa, lokasi yang pasti, hingga identitas pihak-pihak yang terlibat.
Selain itu, tim juga akan menelusuri bagaimana rekaman video tersebut dapat dibuat dan kemudian tersebar ke ruang publik.
“Kami melakukan pendalaman bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil temuan dari Komisi Etik nantinya akan menjadi dasar bagi pihak kampus untuk menetapkan tindakan atau sanksi yang sesuai bagi mahasiswa yang terbukti melanggar peraturan dan norma yang berlaku.
“Untuk sanksi juga masih menunggu hasil pendalaman tersebut,” tuturnya.
Pihak kampus meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan agar keputusan yang diambil nantinya tetap objektif dan adil.
Pulung juga menegaskan bahwa Unair menjunjung tinggi visi “excellence with morality”, sehingga setiap warga kampus wajib menjaga sikap dan etika selama berada di lingkungan universitas.(*)
Editor : Agus Pramono