Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kakak Korban Ungkap Kondisi Wanita yang Disekap Pacar Selama Hampir Tiga Tahun

Miftahul Ilma • Senin, 22 Juni 2026 | 17:00 WIB
Kakak korban penyekapan pacar saat di Podcast Denny Sumargo.(YouTube)
Kakak korban penyekapan pacar saat di Podcast Denny Sumargo.(YouTube)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kondisi YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan selama hampir tiga tahun, membuat keluarganya terpukul.

Kakak korban mengungkapkan sejumlah luka serius yang dialami YTR saat pertama kali ditemukan usai menghilang. 

Cerita tersebut disampaikan kakak korban bersama kakak iparnya dalam podcast Denny Sumargo yang tayang Minggu (21/6/2026). Mereka menceritakan momen saat keluarga pertama kali mendapat kabar bahwa YTR berada di rumah sakit.

Kakak korban mengatakan, awalnya keluarga sempat tidak percaya ketika mendapat telepon yang menyebut YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Mereka khawatir kabar tersebut merupakan modus penipuan.

“Awalnya bapak tidak percaya, takutnya penipuan yang minta uang. Setelah dipastikan, saya langsung diminta datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi adik saya,” ungkapnya.

Setibanya di rumah sakit, keluarga melihat ayah YTR sudah berada di sana. Menurutnya, sang ayah sempat pingsan setelah mengetahui kondisi anaknya.

“Bapak baru bangun dari pingsan. Begitu melihat saya, langsung memeluk sambil menangis,” katanya.

Saat bertemu keluarga, YTR disebut sempat meminta maaf. Hal itu diduga berkaitan dengan kepergiannya dari rumah yang sebelumnya disebut atas kemauan sendiri.

“Adik saya sempat bilang minta maaf. Karena awalnya memang ceritanya dia pergi dari rumah atas kemauannya sendiri,” ujarnya.

Namun, setelah melihat kondisi korban secara langsung, keluarga mengaku tidak menyangka luka yang dialami YTR begitu berat. Wajah korban disebut mengalami perubahan akibat luka yang diduga terjadi dalam waktu lama.

Kakak ipar korban menyebut bagian hidung YTR mengalami perubahan bentuk, sementara kondisi kedua matanya juga mengalami gangguan.

“Hidungnya bengkok. Matanya juga, yang satu seperti mengecil dan yang satu kondisinya lebih parah,” tuturnya.

Selain itu, bagian bibir korban juga mengalami luka serius. Berdasarkan keterangan keluarga, luka tersebut diduga akibat tindakan kekerasan yang dialami korban.

“Menurut pengakuan korban, bagian bibirnya digunting,” ujarnya.

Keluarga juga menyebut korban mengalami luka di berbagai bagian tubuh. Bekas luka disebut terlihat di kepala, kaki, hingga bagian wajah.

“Luka-luka itu ada bekasnya. Giginya juga banyak yang rontok. Korban mengaku mengalami kekerasan dengan berbagai benda,” katanya.

Yang paling membuat keluarga terpukul adalah kondisi kepala korban yang mengalami infeksi. Saat rambut korban dicukur untuk keperluan perawatan medis, keluarga menemukan kondisi luka yang sudah parah.

“Ketika dibotaki karena untuk steril, ada belatung di bagian kepala yang menempel di rambut,” ungkapnya sambil menahan tangis. 

Keluarga juga menjelaskan cairan yang terlihat keluar dari bagian kepala korban bukan berasal dari mulut, melainkan dari luka yang mengalami infeksi.

Sebelumnya, keluarga mengaku kehilangan kontak dengan YTR selama hampir tiga tahun setelah korban menjalin hubungan dengan seorang pria berinisial TH. Mereka menduga selama periode tersebut korban berada dalam situasi yang tidak bebas.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Penyidik melakukan pendalaman terkait dugaan penganiayaan berat dan penyekapan, sementara pihak keluarga berharap proses hukum berjalan hingga pelaku ditangkap.

Keluarga juga berharap kondisi YTR dapat segera pulih setelah mendapatkan perawatan medis intensif. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#rancaekek #kekerasan #perawatan medis #denny sumargo