KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Seorang pria berinisial TH (31) ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (17/7/2026).
Korban berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan menggunakan teknik vertical rescue setelah proses penyelamatan yang berlangsung sekitar satu jam.
Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin pada pukul 12.15 WITA dari relawan Borneo Rescue.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas langsung mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari tujuh personel menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Basarnas dan Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pengemudi yang Terjepit di Jl G Obos Palangka Raya
Tim berangkat pada pukul 12.30 WITA menggunakan Rescue Car D-Max dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WITA. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan asesmen, berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, serta menentukan metode evakuasi yang paling aman.
Proses penyelamatan berlangsung penuh kehati-hatian karena korban berada di dalam sumur dengan debit air yang cukup tinggi. Tim menggunakan teknik vertical rescue dengan dukungan peralatan mountaineering dan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk menjamin keselamatan personel selama operasi berlangsung.
Setelah dilakukan upaya evakuasi, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur pada pukul 13.45 WITA. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Banjarmasin, Damkar Kota Banjarbaru, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Borneo Rescue, Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Utara, Koramil Banjarbaru Utara, Banjarbaru Rescue, BPK Sedap, BPK Trisakti, BPBD Kota Banjarbaru, serta Damkar Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dengan baik sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar. Meskipun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, seluruh personel telah berupaya secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung," ujar I Putu Sudayana.
Setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing pada pukul 14.15 WITA.
Karena korban telah ditemukan dan tidak ada lagi laporan korban lainnya, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel kemudian kembali ke satuan masing-masing untuk bersiaga menjalankan tugas kemanusiaan berikutnya.(*)
Editor : Agus Pramono