Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Netizen Soroti Pemkab Katingan Korbankan Insentif Dokter saat Efisiensi Anggaran

Agus Pramono • Senin, 27 April 2026 | 13:00 WIB
Dokter Yosua curhat insentif daerah tak dibayar Pemkab Katingan. Instagram/@drgyosua
Dokter Yosua curhat insentif daerah tak dibayar Pemkab Katingan. Instagram/@drgyosua
 
 
KASONGAN- Keluhan seorang dokter gigi di Kabupaten Katingan terkait insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan sejak Januari 2026 memicu reaksi luas di media sosial. 
 
Unggahan akun Instagram @drgyosua tak hanya mendapat perhatian publik, tetapi juga dibanjiri komentar warganet yang mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah soal keterlambatan pembayaran hak tenaga kesehatan.
 
Baca Juga: Insentif Dokter Tak Dibayar Berbulan-bulan, Pemkab Katingan Menunda Sampai Waktu Tak Ditentukan
 
Sejumlah netizen menyoroti kondisi tersebut dengan nada kecewa hingga sindiran tajam.
 
Mereka mempertanyakan ke mana alokasi anggaran daerah, menilai tenaga kesehatan dan guru kurang mendapat perhatian, serta mendesak adanya transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
 
Reaksi publik ini memperlihatkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap nasib para pelayan publik di Katingan. 
 
Netizen turut berkomentar di akun sang dokter. Berikut beberapa yang bisa kami tampilkan:
 
@levi.medicine:
Haaaaaa??? Insenda dari januari belum dibayar?? Terus dananya dipindahin kemana? Oh iya ke dapur ya?? Lawak bgt namedkesnya diperah abis2an tapi hak2nya ditunda dalam ketidakpastian... what kind of joke is this... it must be viralll
 
@diga31908
Lagian kan insentif nya dapet dari kemenkes juga.. jadi double2
 
 
@dbi_ag
Anggaran Daerah katingan 1,19T, terealisasi 100M an. Sisanya kemana?
 
@frengkyriyanto_
Wow katingan daerah kaya tapi semua tunjangan telat keluar dan banyak potongan, apakah @official.kpk ngga niat mampir ke kabupaten ini
 
@sepdharieka_
Kesehatan dan tenaga pendidik nasibnya sama² miris. Kami guru jg TPP blm di bayarkan dari bulan Januari, pdhal nomimalnya sdh paling minim
 
Untuk diketahui, melalui akun Instagram @drgyosua, dokter yang bertugas di Puskesmas Mendawai, Kecamatan Mendawai itu mengaku cemas karena insentif yang menjadi hak tenaga kesehatan tak kunjung dibayarkan hingga kini.
 
“Kepada @pemkab_katingan mohon hak tenaga kesehatan dibayarkan agar tidak menjadi masalah baru di kemudian hari. Saya doakan semoga masalah ini diatasi dengan baik,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
 
Unggahan itu pun menjadi sorotan, karena disampaikan di tengah kondisi tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah kecamatan dan Pemkab Katingan yang memilih langkah efisiensi anggaran mengorbankan sector kesehatan.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#insentif tenaga kesehatan #insentif nakes kabupaten katingan belum dibayar #Kabupaten Katingan