MUNCULNYA ruam atau bintik pada kulit payudara sering kali menimbulkan kekhawatiran, karena banyak orang mengaitkannya dengan tanda awal kanker payudara.
Padahal, dalam banyak kasus, bintik merah atau gelap di area payudara disebabkan oleh kondisi kulit yang tidak berbahaya, seperti iritasi, alergi, atau infeksi ringan.
Meski begitu, penting untuk memahami gejala awal yang perlu diwaspadai, karena dalam beberapa kasus, perubahan pada kulit payudara bisa mengindikasikan kondisi medis yang lebih serius.
Dengan mengenali gejala sejak dini, diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Secara umum, ruam di payudara bukanlah tanda kanker. Namun, pada sebagian kecil kasus, gejala ini dapat menjadi indikasi awal kanker payudara jenis langka, seperti Inflammatory Breast Cancer (IBC) atau penyakit Paget pada payudara.
Melansir dari Medical News Today, Inflammatory Breast Cancer (IBC) merupakan jenis kanker payudara yang agresif namun jarang terjadi.
Berdasarkan penelitian tahun 2018, IBC hanya mencakup 2–4 persen dari seluruh kasus kanker payudara, tetapi berkontribusi terhadap 7–10 persen kematian akibat penyakit tersebut.
Uniknya, IBC tidak selalu menimbulkan benjolan, berbeda dengan kanker payudara pada umumnya.
Gejala IBC meliputi pembengkakan, rasa panas pada payudara, perubahan ukuran, serta kulit yang menebal dan tampak seperti kulit jeruk.
Nipple atau puting dapat tertarik ke dalam, disertai pembesaran kelenjar getah bening di bawah ketiak atau tulang selangka.
Gatal yang menetap juga sering menyertai. Gejala ini biasanya berkembang cepat, sehingga penting untuk segera diperiksa jika muncul perubahan seperti ini.
Sementara itu, penyakit paget pada payudara merupakan jenis kanker lain yang lebih langka, hanya mencakup 1–4 persen dari seluruh kasus kanker payudara.
Kondisi ini biasanya memengaruhi satu sisi puting dan sering disalahartikan sebagai eksim atau dermatitis.
Ciri-cirinya antara lain kulit di sekitar puting tampak bersisik, meradang, menebal, atau terasa nyeri dan gatal. Kadang, keluar cairan kekuningan atau berdarah dari puting.
Sekitar setengah kasus paget disertai benjolan di jaringan payudara.
Bedakan Gigitan Serangga, Jerawat, dan Kanker
Bintik di payudara tidak selalu berarti kanker. Gigitan serangga dan jerawat juga bisa menyebabkan gejala serupa.
Gigitan serangga biasanya menimbulkan benjolan kecil, gatal, dan sedikit nyeri yang akan membaik dalam beberapa hari.
Pada beberapa orang, reaksi alergi ringan bisa membuat area di sekitar gigitan menjadi lebih merah dan bengkak.
Jerawat, di sisi lain, sering disertai peradangan lokal tanpa gejala sistemik. Jenis jerawat bisa bervariasi, mulai dari whitehead, blackhead, hingga cystic acne yang dalam dan menyakitkan.
Perbedaannya, jerawat tidak menimbulkan gejala khas kanker seperti perubahan bentuk puting atau kulit payudara yang menebal.
Namun, jika benjolan atau bintik tidak hilang dalam waktu lama, terasa nyeri, atau disertai gejala lain seperti pembengkakan dan keluarnya cairan dari puting, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab Lain Bintik atau Ruam di Payudara
Banyak kondisi nonkanker dapat menyebabkan ruam atau bintik di area payudara. Salah satunya adalah dermatitis puting, yaitu peradangan pada kulit puting dan areola akibat iritasi, alergi, atau infeksi.
Kondisi ini sering terjadi pada ibu menyusui karena gesekan atau pelekatan bayi saat menyusu.
Abses payudara juga dapat menimbulkan benjolan nyeri akibat infeksi bakteri. Biasanya terjadi pada ibu menyusui, ketika bakteri masuk melalui celah kecil di kulit atau puting.
Dokter biasanya memberikan antibiotik, dan dalam kasus tertentu, abses perlu dikeringkan melalui prosedur medis.
Kondisi lain yang mirip adalah mammary duct ectasia, yaitu pelebaran saluran susu yang menyebabkan penumpukan cairan. Gejalanya meliputi keluarnya cairan dari puting, perubahan warna kulit, serta rasa nyeri di sekitar areola.
Mastitis, atau peradangan payudara, juga umum terjadi pada ibu menyusui.
Penyebabnya adalah tersumbatnya saluran susu yang memungkinkan bakteri berkembang biak.
Gejalanya termasuk nyeri, panas, dan pembengkakan pada payudara, bahkan dapat disertai demam atau infeksi darah bila tidak segera diobati.
Selain itu, berbagai jenis ruam kulit dapat muncul di area payudara, seperti:
- Kandidiasis, infeksi jamur yang sering terjadi di lipatan kulit.
- Atopic dermatitis (eksim), yang menyebabkan kulit kering, kemerahan, dan gatal.
- Psoriasis, menimbulkan bercak merah atau cokelat bersisik.
- Hives (biduran), reaksi alergi yang menyebabkan bentol gatal.
- Shingles (herpes zoster), infeksi saraf yang menimbulkan ruam nyeri di satu sisi tubuh.
- Scabies, penyakit kulit menular akibat tungau.
- Seborrheic dermatitis, peradangan kulit yang juga bisa muncul di dada bagian atas.
- Cellulitis, infeksi bakteri pada kulit yang menyebabkan bengkak, nyeri, dan hangat saat disentuh.