Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sering Mendengkur? Waspadai, Bisa Jadi Tanda Polip Hidung!

Anisa Bahril Wahdah • Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HIDUNG merupakan salah satu organ penting dalam sistem pernapasan manusia. Fungsinya tidak sekadar sebagai jalur keluar-masuk udara, tetapi juga berperan menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara sebelum mencapai paru-paru.

Karena itu, setiap gangguan pada hidung dapat berdampak besar terhadap kenyamanan dan kualitas hidup seseorang, mulai dari kesulitan bernapas hingga terganggunya kualitas tidur.

Salah satu gangguan yang cukup sering terjadi adalah polip hidung, yakni pertumbuhan jaringan lunak yang bersifat jinak atau non-kanker di dalam rongga hidung atau sinus.

Polip biasanya berbentuk seperti tetesan air atau buah anggur kecil yang menggantung, dengan warna kekuningan, kecoklatan, atau merah muda.

Meski tidak berbahaya secara langsung, polip dapat membesar dan menutup sebagian atau seluruh saluran pernapasan, sehingga penderitanya mengalami hidung tersumbat, berkurangnya penciuman, hingga sulit tidur.

Kondisi ini umumnya lebih sering dialami oleh orang dewasa, terutama mereka yang memiliki riwayat alergi, sinusitis kronis, atau penyakit pernapasan lainnya.

Karena bisa memengaruhi fungsi pernapasan, keberadaan polip hidung sebaiknya tidak diabaikan.

Pemeriksaan dan penanganan medis yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi serta mengembalikan fungsi hidung secara optimal.

Adapun beberapa gejala polip hidung yang bervariasi tergantung pada ukuran dan jumlah pertumbuhannya.

Berikut adalah gejala-gejala yang umum dialami oleh penderita polip hidung:

• Hidung berair dan tersumbat
• Lendir yang mengalir di tenggorokan (postnasal drip)
• Tidak bisa mencium bau
• Tidak bisa merasakan makanan dengan baik
• Nyeri wajah atau sakit kepala
• Sakit pada gigi
• Rasa tertekan pada dahi dan wajah
• Mendengkur saat tidur
• Sering mimisan

Gejala-gejala ini dapat muncul secara bersamaan atau bertahap, dan tingkat keparahannya bergantung pada ukuran serta lokasi polip di dalam rongga hidung.

Namun, memahami gejala polip hidung saja tidak cukup, penting juga untuk mengetahui apa yang menjadi pemicu terbentuknya kondisi ini. Polip hidung tidak muncul begitu saja, melainkan berkembang sebagai respons tubuh terhadap peradangan kronis di saluran pernapasan bagian atas.

Berbagai kondisi kesehatan tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami peradangan berkelanjutan yang akhirnya memicu pertumbuhan polip.

Perlu diingat bahwa jika kamu sering mendengkur saat tidur tanpa penyebab yang jelas, ini bisa menjadi salah satu tanda adanya polip hidung yang menyumbat saluran pernapasan.

Penyebab Polip Hidung

Oleh karena itu, kamu perlu mengenali faktor-faktor penyebab terbentuknya polip hidung, dengan begitu kamu dapat lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk mengurangi risiko terbentuknya polip hidung.

Seperti yang dilansir dari Alodokter, beberapa kondisi ini merupakan penyebab utama polip hidung.

1. Infeksi Sinus Berulang
Infeksi sinus yang terjadi berulang kali menjadi salah satu pemicu utama terbentuknya polip hidung.

Kondisi peradangan yang terjadi secara terus-menerus, apalagi dalam jangka waktu yang lama, dapat memicu pertumbuhan jaringan abnormal di dalam rongga hidung.

Peradangan kronis ini menyebabkan lapisan mukosa hidung menebal dan akhirnya membentuk polip.

Semakin sering seseorang mengalami infeksi sinus, semakin tinggi pula risiko terbentuknya polip di saluran pernapasannya.

2. Penyakit Asma
Penyakit asma merupakan faktor risiko yang cukup signifikan dalam perkembangan polip hidung.

Asma menyebabkan peradangan kronis pada saluran pernapasan yang tidak hanya terbatas pada paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi saluran hidung dan sinus.

Kondisi inflamasi yang berkelanjutan ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan polip.

Penderita asma perlu lebih waspada terhadap kemungkinan terbentuknya polip hidung, terutama jika asma yang dialami tidak terkontrol dengan baik.

3. Rhinitis Alergi
Rhinitis alergi atau peradangan hidung akibat alergi juga menjadi penyebab umum polip hidung.

Ketika seseorang terpapar alergen seperti debu, serbuk sari, atau bulu hewan, sistem imun bereaksi berlebihan dan menyebabkan peradangan pada lapisan hidung.

Jika peradangan ini berlangsung dalam waktu lama karena paparan alergen yang terus-menerus, risiko terbentuknya polip hidung akan meningkat secara signifikan.

Pengelolaan alergi yang baik menjadi kunci untuk mencegah komplikasi berupa polip hidung pada penderita rhinitis alergi.

4. Cystic Fibrosis
Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah kelainan genetik yang juga dapat menyebabkan polip hidung.

Pada kondisi ini, terjadi mutasi gen yang mengatur produksi lendir di dalam tubuh, sehingga lendir yang seharusnya berfungsi melindungi dan melembabkan saluran pernapasan menjadi sangat kental dan lengket.

Lendir yang kental ini mudah terperangkap di saluran hidung dan sinus, memicu peradangan kronis yang akhirnya dapat berkembang menjadi polip.

Penderita fibrosis kistik perlu mendapat pemantauan medis rutin untuk mendeteksi dini kemungkinan terbentuknya polip hidung.

Opsi Pengobatan Medis

Setelah memahami penyebab dan gejala polip hidung, penting untuk mengetahui berbagai pilihan penanganan yang tersedia.
Penanganan polip hidung bertujuan untuk mengurangi ukuran atau bahkan menghilangkan polip, sekaligus mengatasi peradangan yang mendasarinya.

Pendekatan pengobatan biasanya dimulai dengan terapi medikamentosa atau obat-obatan, dan jika tidak efektif, baru dipertimbangkan tindakan pembedahan.

Pemilihan metode pengobatan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan polip, gejala yang dialami, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.

Untuk itu, Mayo Clinic memberikan beberapa opsi pengobatan medis melalui obat-obatan. (jpg/abw)

Alexander Sorloth
Alexander Sorloth
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#mendengkur #polip hidung #Infeksi sinus #hidung #penyakit pernapasan #alergi #kondisi kesehatan #mimisan #kualitas tidur #asma