Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

5 Poin Penting Pertolongan Pertama Saat Seseorang Kesetrum Listrik

Kiki KaltengPos • Selasa, 2 Desember 2025 | 11:35 WIB
ILUSTRASI : Pekerja perbaikan listrik. FREEPIK
ILUSTRASI : Pekerja perbaikan listrik. FREEPIK

SENGATAN listrik terjadi ketika tubuh dialiri arus listrik, baik langsung maupun tidak langsung, yang dapat mengganggu sistem saraf, otot, dan organ vital. Dampak sengatan ini bervariasi tergantung besar tegangan dan durasinya.

Tegangan listrik di bawah 500 volt umumnya hanya menyebabkan cedera ringan, namun tegangan di atas 500 volt meningkatkan risiko cedera serius. Secara umum, sengatan listrik sangat berbahaya dan dapat menyebabkan berbagai masalah serius.

Diantaranya seperti luka bakar, patah tulang, pingsan, kejang-kejang, hingga kasus terparah seperti serangan jantung, henti jantung, atau bahkan kematian, sehingga korban harus segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga: Dampak Buruk Sering Menahan Buang Air Kecil

Memberikan pertolongan pertama dapat mengurangi risiko cedera serius. Melansir dari Alodokter dan Hellosehat, Berikut adalah langkah-langkah darurat yang bisa dilakukan.

1. Memutus Sumber Listrik : Jangan menyentuh korban secara langsung. Segera matikan sekring atau panel listrik untuk menghentikan arus. Jika Anda yang tersengat, usahakan melepaskan diri dari sumber listrik.

2. Jauhkan Korban dengan Benda Isolator : Jika arus sulit dimatikan, dorong atau tarik tubuh korban menjauh dari sumber listrik. Gunakan benda kering yang tidak menghantarkan listrik (isolator), seperti karpet, sapu, kursi, tongkat, atau barang dari kayu/karet. Hindari menggunakan benda basah atau berbahan logam.

3. Amati dan Periksa Kondisi Korban : Setelah korban aman, perhatikan kondisi tubuhnya dan cari adanya luka cedera lain. Jika korban menunjukkan gejala syok (lemas, mual, napas cepat, pucat), baringkan tubuhnya dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala.

Bila napas korban melemah atau berhenti, segera lakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) dan berikan napas buatan. Persiapkan diri untuk memberikan pertolongan pertama pada patah tulang jika diperlukan.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Alzheimer: Penyebab dan Tanda-tanda Awalnya

4. Tutup Luka Bakar : Segera lepaskan pakaian atau benda yang menempel pada kulit yang terbakar. Siram area luka bakar dengan air dingin mengalir hingga rasa perih berkurang.

Setelah dibersihkan, tutup luka dengan perban atau kasa steril. Hindari menggunakan selimut atau handuk pada luka bakar karena dapat menempel dan memperburuk kondisi.

5. Hubungi Bantuan Medis Secepatnya : Segera hubungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau panggil ambulans. Tetaplah berada di sisi korban dan jangan tinggalkan sendirian hingga bantuan tiba. (*)

Editor : Kiki Rizqie
#kondisi korban #pertolongan pertama #Memutus #kesetrum listrik #luka bakar #bantuan medis #isolator