Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Rahasia Bangun Lebih Pagi: Atur Ulang Jam Tidur dengan Pijatan dan Paparan Cahaya

Kiki KaltengPos • Selasa, 9 Desember 2025 | 18:05 WIB
ILUSTRASI : Cara Mudah dan Sederhana untuk Tidur Lebih Cepat dan Bangun Lebih Pagi. FREEPIK
ILUSTRASI : Cara Mudah dan Sederhana untuk Tidur Lebih Cepat dan Bangun Lebih Pagi. FREEPIK

KALTENG POS - Bagi banyak orang, kunci untuk memiliki hari yang produktif adalah dengan bangun lebih pagi. Namun, seringkali sulit mengubah kebiasaan tidur larut malam (begadang) yang sudah mendarah daging. Kabar baiknya, sebuah penelitian menunjukkan adanya metode sederhana, non-obat, dan terapeutik untuk memajukan jam tidur.

Dilansir dari The Health Site, peneliti telah menemukan cara mudah yang efektif untuk memajukan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Cara ini dapat membantu individu yang kesulitan tidur lebih awal dan sering mengalami gangguan tidur di malam hari. Metode yang ditemukan melibatkan dua langkah utama.

1. Melakukan Pijatan: Melakukan pijatan secara rutin.

2. Memaksimalkan Cahaya Pagi: Memastikan paparan cahaya luar yang maksimal di pagi hari. Selama tiga minggu bisa membantu bagi mereka yang sering begadang.

Dengan menerapkan kombinasi pijatan dan paparan cahaya pagi secara konsisten selama tiga minggu, peserta penelitian yang terbiasa begadang berhasil memajukan jam tidur dan bangun mereka hingga dua jam lebih awal.

Baca Juga: JANGAN DITAHAN! Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Bersin yang Mengancam Telinga hingga Otak Anda

Perubahan tersebut dapat meningkatkan performa pada pagi hari, pola makan yang lebih baik, juga menurunnya depresi dan stres pada orang-orang yang terbiasa tidur larut malam.

Hasil temuan ini menunjukkan bahwa mungkin untuk mengubah ritme sirkadian dengan menggunakan pendekatan tanpa obat dan terapi.

Andrew Bagshaw dari University of Birmingham menjelaskan bahwa dengan memiliki kebiasaan tidur larut malam membuatmu kesulitan menyesuaikan diri dengan kondisi sosial masyarakat standard yang dapat berujung pada sejumlah hal merugikan seperti mengantuk di siang hari hingga kesehatan mental yang memburuk.

Pada sebuah eskperimen dengan kelompok kecil partisipan selama tiga minggu. Kelompok ini diminta untuk bangun dua hingga tiga jam sebelum jam bangun normal mereka dan lebih banyak menikmati udara di luar ruangan pada pagi hari.

Para partisipan juga diminta untuk tidur dua-tiga jam lebih awal dibanding biasanya dan membatasi paparan cahaya ketika malam. Mereka juga diminta melakukan pola tidur ini setiap hari, sarapan secepat mungkin setelah bangun, makan siang pada jam yang sama setiap hari, dan tidak makan malam setelah jam 7. (*)

 

Editor : Kiki Rizqie
#pagi #paparan #begadang #Pijatan #cahaya #jam tidur #bangun lebih pagi