KALTENG POS - Musim durian adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh warga Kalimantan Tengah (Kalteng). Bau harum durian Kasongan atau durian lokal dari berbagai pelosok Kalteng kini mulai memenuhi pinggiran jalan.
Namun, di balik kelezatannya yang legit, banyak "kabar burung" yang sering membuat kita ragu untuk menyantapnya. Agar tetap sehat saat menikmati si Raja Buah, mari kita bedah 5 mitos dan fakta durian berikut ini:
1. Mitos: Durian Mengandung Kolesterol Tinggi
Faktanya: Durian sama sekali tidak mengandung kolesterol. Kolesterol hanya ditemukan pada produk hewani (seperti daging merah atau mentega). Durian justru mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh.
Namun, durian tinggi akan kalori dan karbohidrat, sehingga konsumsi berlebihan tetap bisa meningkatkan berat badan.
2. Mitos: Durian Adalah Buah "Panas" yang Memicu Darah Tinggi
Faktanya: Secara medis, durian tidak langsung menyebabkan hipertensi. Efek "panas" yang dirasakan setelah makan durian sebenarnya berasal dari kandungan gula dan alkohol alami hasil fermentasi di dalam buah yang mempercepat metabolisme.
Bagi pengidap darah tinggi, yang berbahaya bukanlah buahnya, melainkan jumlahnya yang berlebihan karena bisa memicu detak jantung lebih cepat.
3. Mitos: Minum Air dari Kulit Durian Bisa Mencegah Pusing
Faktanya: Ini adalah kearifan lokal yang populer di Kalteng. Secara ilmiah, belum ada bukti kuat bahwa air dari cekungan kulit durian mengandung zat penawar.
Namun, kebiasaan ini membantu Anda minum lebih banyak air putih setelah makan durian, yang sangat efektif untuk membilas sisa gula dan gas di tenggorokan serta mencegah dehidrasi.
4. Fakta: Durian Berbahaya Jika Dicampur Alkohol
Faktanya: Benar. Durian mengandung senyawa sulfur yang dapat menghambat kerja enzim aldehyde dehydrogenase di hati. Enzim ini berfungsi memecah alkohol.
Jika Anda makan durian bersamaan dengan alkohol, proses pembuangan racun alkohol akan terhambat, yang bisa menyebabkan mual parah, jantung berdebar, hingga risiko fatal.
5. Fakta: Penderita Diabetes Harus Sangat Berhati-hati
Faktanya: Benar. Durian memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi dan kaya akan gula sederhana (fruktosa dan sukrosa). Bagi warga Kalteng yang memiliki riwayat diabetes, sangat disarankan untuk membatasi konsumsi hanya 1-2 sekat (pongge) saja agar kadar gula darah tidak melonjak drastis.
Tips Sehat Menikmati Musim Durian di Kalteng:
- Batasi Porsi: Cukup 2-3 butir sekali makan.
- Imbangi dengan Air Putih: Perbanyak minum air putih untuk membantu pencernaan.
- Hindari Kopi Berlebih: Menggabungkan durian dengan kopi yang kuat dapat meningkatkan beban kerja jantung bagi orang yang sensitif.
- Pilih yang Matang Alami: Hindari durian yang terlalu matang hingga berair atau berbau alkohol tajam karena kadar gasnya lebih tinggi.
Dengan mengetahui mitos dan fakta di atas, kamu bisa menikmati musim durian di Kalteng dengan lebih sehat dan aman! (*)
Editor : Kiki Rizqie