KALTENG POS - Investasi terbaik untuk masa depan ternyata bukan hanya soal finansial, melainkan rutinitas gerak tubuh yang konsisten. Sudah lama diketahui bahwa olahraga adalah kunci tubuh bugar, namun penelitian terbaru membawa kabar yang lebih menggiurkan: jenis olahraga tertentu mampu memperpanjang usia secara signifikan.
Melansir data dari National Library of Medicine, aktivitas fisik rutin bukan sekadar pembakar kalori, melainkan perisai utama yang memangkas risiko penyakit mematikan seperti kanker, diabetes tipe 2, hingga serangan jantung.
Menariknya, manfaat olahraga bisa dirasakan lebih cepat. Aktivitas fisik intens selama empat hingga lima menit setiap hari, jika dilakukan secara konsisten, sudah bisa memberikan dampak positif bagi umur panjang.
Lantas, olahraga apa saja yang paling ampuh menjaga kita tetap sehat hingga berpuluh-puluh tahun mendatang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1. Bersepeda
Studi besar terhadap lebih dari 260.000 individu di Inggris menunjukkan bahwa bersepeda ke tempat kerja secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 46% dan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 52%.
2. Tenis
Sebuah studi dari Denmark yang dimuat dalam Mayo Clinic Proceedings menemukan bahwa pemain tenis bisa hidup hampir 10 tahun lebih lama dibandingkan atlet olahraga lain, bahkan lebih lama dari pemain sepak bola dan perenang.
Penelitian lain di Inggris dan Amerika Serikat yang mengikuti partisipan selama sekitar 10 tahun juga menunjukkan bahwa olahraga raket berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan jenis olahraga lain.
Tenis melatih hampir seluruh tubuh dan menuntut perubahan arah yang cepat. Hal ini membantu meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh, jelas Dr. Moore.
"Penelitian menunjukkan bermain tenis secara teratur juga dapat meningkatkan kepadatan tulang dan memperkuat tubuh dari risiko patah tulang," ujar Dr. Moore.
3. Berenang
Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa perenang memiliki risiko kematian (dari penyebab apa pun) sekitar 50% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak aktif, bahkan lebih rendah dibandingkan pejalan kaki atau pelari.
Hal ini dikarenakan berenang melatih efisiensi seluruh sistem metabolisme tubuh secara bersamaan.
Baca Juga: Bukan Cuma Bau Asap, Ini Alasan Menkes Labeli Pria Perokok sebagai Red Flag
4. Golf
Meskipun golf sering dianggap sebagai aktivitas santai, data kesehatan menunjukkan bahwa olahraga ini memiliki dampak yang sangat nyata bagi umur panjang, terutama bagi kelompok usia lanjut.
Angka 7% hingga 8% penurunan risiko kematian, hal ini terungkap dengan temuan awal dari Cardiovascular Health Study (di bawah naungan American Heart Association).
5. Angkat Beban
Latihan beban juga sangat penting untuk penuaan yang sehat. Sebuah analisis besar menemukan bahwa latihan kekuatan selama satu jam per minggu dapat menurunkan risiko kematian hingga 25 persen.
Penelitian lain juga mengaitkan latihan beban dengan suasana hati yang lebih baik serta fungsi kognitif yang meningkat.
Latihan kekuatan membantu melawan penurunan massa otot akibat usia, sehingga seseorang tetap mandiri dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari, kata I-Min Lee, ahli epidemiologi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.
Kesimpulannya, olah raga apa pun tetap bermanfaat jika dilakukan secara rutin. Namun, memilih jenis olahraga yang tepat dan konsisten melakukannya bisa menjadi kunci hidup lebih sehat dan berumur panjang.
Editor : Ayu Oktaviana