Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Konsumsi 5 Makanan Super Ini, Jika Ingin Otak Tetap Tajam Hingga Tua

Kiki KaltengPos • Senin, 26 Januari 2026 | 19:15 WIB
ILUSTRASI : Sayuran hijau salah satu makanan untuk kesehatan otak. FREEPIK
ILUSTRASI : Sayuran hijau salah satu makanan untuk kesehatan otak. FREEPIK

KALTENGPOS.JAWAPOS - Otak adalah pusat kendali tubuh yang tidak pernah istirahat. Meski ukurannya kecil, organ ini menyedot sekitar 20 persen energi dari total kalori yang kita konsumsi. Itulah mengapa, apa yang Anda makan bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi juga soal memberi bahan bakar bagi pikiran.

Menurut Dr. Uma Naidoo, seorang psikiater nutrisi dari Harvard, mengonsumsi makanan yang tepat dapat membangun kembali sel otak, mengurangi stres seluler, hingga mencegah risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer.

Berikut adalah 5 kelompok makanan "super" yang wajib ada di piring Anda untuk menjaga kesehatan otak jangka panjang:

1. Sayuran Hijau: Si Penjaga Memori

Sayuran seperti bayam, arugula, lobak Swiss, dan daun dandelion adalah sumber utama folat. Vitamin ini sangat krusial untuk menjaga integritas kognitif. Rutin mengonsumsi sayuran hijau membantu memastikan sel-sel otak tetap berfungsi dengan baik meskipun usia terus bertambah.

2. Rempah-Rempah: Perisai Anti-Penuaan

Jangan remehkan bumbu dapur Anda. Rempah-rempah bukan hanya soal rasa, tapi juga soal perlindungan.
- Kunyit: Jika dicampur dengan sedikit lada hitam, kunyit menjadi anti-inflamasi yang kuat.
- Kayu Manis & Jahe: Membantu meningkatkan daya ingat dan proses kognitif secara keseluruhan.
- Rosemary: Dikenal baik untuk mendukung fokus dan konsentrasi.

3. Minyak Zaitun Extra Virgin: "Cairan Emas" untuk Sel Otak

Minyak zaitun extra virgin (EVOO) mengandung Vitamin E dan C yang melawan radikal bebas. Salah satu keunggulannya adalah meningkatkan proses autofagi, yaitu kemampuan sel otak untuk membersihkan dirinya sendiri dari sampah-sampah seluler. Inilah alasan mengapa EVOO sering dikaitkan dengan rendahnya risiko penyakit Alzheimer.

4. Sayuran Pelangi: Nutrisi Beragam dalam Warna

Semakin berwarna piring Anda, semakin baik bagi otak. Sayuran dengan warna yang berbeda (merah, kuning, ungu, oranye) mengandung jenis fitonutrien dan serat yang berbeda pula. Pola makan nabati yang bervariasi secara konsisten terbukti membantu umur panjang kognitif seseorang.

5. Omega-3: Nutrisi Utama di Setiap Fase Kehidupan

Asam lemak Omega-3, terutama jenis EPA dan DHA yang ditemukan pada ikan berlemak (seperti salmon), adalah komponen penting untuk struktur otak.

Untuk Bayi: Mendukung perkembangan otak sejak dini.
Untuk Dewasa/Lansia: Mencegah penyusutan volume otak yang menjadi tanda penuaan dini.

Sumber Nabati: Bagi Anda yang tidak makan ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung ALA yang juga bisa diubah tubuh menjadi nutrisi otak.

Investasi terbaik untuk masa tua bukan hanya soal materi, tapi juga kesehatan kognitif. Dengan mulai memasukkan lima kategori makanan di atas ke dalam menu harian, Anda sedang memberikan proteksi terbaik bagi otak dari ancaman penurunan fungsi mental. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#alzheimer #sayuran #sayuran hijau #minyak zaitun #kesehatan kognitif #Anti Inflamasi #nabati #rempah rempah #Olahan Ikan