PALANGKA RAYA –Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng bersama dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar sosialisasi penyakit kanker dan tumor.
Kegiatan yang diperuntukkan bagi personel bertempat di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara setempat, Rabu (8/4/2026) pagi.
Baca Juga: 5 Manfaat Tahu Putih untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui dan Cara Simpel Membuatnya
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat kompetensi personel sekaligus meningkatkan budaya kesehatan yang proaktif di lingkungan kerja sekaligus menekankan pentingnya pemahaman gejala, faktor risiko, deteksi dini, serta penanganan yang tepat terhadap pasien kanker dan tumor.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Karumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi institusi dalam memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Melalui kegiatan ini, seluruh personel diharapkan memiliki kesamaan persepsi dan kesiapan dalam menangani kasus kanker serta mampu menjadi agen edukasi kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Pemerintah Fokus Mencegah Penyakit Jantung, Stroke, dan Gagal Ginjal
Pemateri kegiatan dari YSKI, Kezia Ningsih Laoh, Amd.Keb, menyampaikan bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam identifikasi dini dan penanganan kasus kanker serta tumor.
“Setiap langkah pencegahan dan edukasi yang dilakukan di lingkungan rumah sakit akan berdampak langsung pada keselamatan pasien dan kualitas pelayanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga praktik deteksi dini dan strategi komunikasi edukatif bagi pasien.
Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih luas di kalangan personel, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari dan disebarkan kepada masyarakat.
Selain meningkatkan pemahaman tentang kanker, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi, penyegaran, dan penguatan koordinasi antarunit kerja di lingkungan rumah sakit.
Dengan pendekatan kolaboratif antara Rumkit Bhayangkara dan YSKI, seluruh personel diharapkan mampu menerapkan standar pelayanan yang tinggi, menjaga keselamatan pasien, serta menjadi teladan dalam edukasi kesehatan.
Rumkit Bhayangkara optimistis bahwa sinergi ini akan membawa manfaat jangka panjang, baik bagi peningkatan kompetensi personel maupun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kanker dan tumor. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan profesional, humanis, dan berstandar tinggi.(hms)
Editor : Ayu Oktaviana