Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Waspada, Dokter Tirta Beberkan Dampak Buruk Kebiasaan Nonton Video Pendek 

Miftahul Ilma • Senin, 20 April 2026 | 17:30 WIB
Waspada, Dokter Tirta Beberkan Dampak Buruk Kebiasaan Nonton Video Pendek 
Dokter Tirta

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kebiasaan menonton video pendek secara berlebihan dinilai berdampak pada kemampuan konsentrasi dan kualitas tidur.

Dokter sekaligus konten kreator, Tirta Mandira Hudhi atau yang sering dikenal dengan dr Tirta, menjelaskan, paparan konten singkat yang terus-menerus membuat otak terbiasa menerima informasi cepat, sehingga sulit fokus pada materi yang lebih panjang.

“Gangguan konsentrasi. Jadi kita tahu bahwa orang yang hobi scrolling itu kan videonya pendek ya dari video pendek dan dari beberapa artikel medis kamu bisa cek di Gemini AI apakah hobi scroll video pendek mengakibatkan gangguan konsentrasi itu masuk di Gemini dan ada jurnalnya lengkap,” ujarnya mengutip YouTube, Malaka Project Id, Senin (20/4/2026). 

Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu diimbangi dengan aktivitas membaca agar kemampuan fokus tetap terjaga.

“Makanya harus diimbangin. Kamu boleh scroll-scroll video pendek, YouTube Short, TikTok, Reels, tapi kamu juga harus rajin membaca. Baca artikel, baca buku di Kindle atau ebook atau baca thread ya okelah.

Intinya rajin membaca sehingga kamu tidak mengalami gangguan konsentrasi,” katanya.

Ia juga menyebut daya tahan perhatian masyarakat saat ini semakin menurun, bahkan banyak yang tidak mampu menonton video dengan durasi lebih panjang.

“Bahkan sekarang average-nya adalah orang itu enggak bisa tahan kalau videonya di atas 8 second,” ucapnya.

Selain itu, kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur hingga setelah bangun turut memengaruhi kualitas istirahat.

“Yang nomor tiga gangguan tidur. Jadi sebelum tidur nge-scroll, habis bangun tidur nge-scroll. Itu akibatnya apa? Deep sleep-nya enggak bagus, rapid eye movement-nya enggak bagus,” jelasnya.

Ia menyarankan pembatasan waktu penggunaan media sosial sebagai langkah sederhana untuk mengurangi dampak tersebut.

“Maka yang di sini aku bilang adalah solusi pertamanya adalah screen time. Screen time. Masa kamu di atasnya dokter Tirta. Dokter Tirta itu membatasi tiap hari main sosmed cuman 1 jam setengah,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#video pendek #dampak menonton video pendek #gangguan konsentrasi #dokter tirta #gangguan tidur