Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Waspada! Jika Anak Tiba-Tiba Pendiam Setelah dari Daycare, Ini Kata Psikolog

Kiki Rizqie • Senin, 27 April 2026 | 20:00 WIB
ILUSTRASI : Pentingnya bagi orang tua untuk selalu peka terhadap kondisi psikis dan fisik anak setelah pulang dari daycare. FREEPIK
ILUSTRASI : Pentingnya bagi orang tua untuk selalu peka terhadap kondisi psikis dan fisik anak setelah pulang dari daycare. FREEPIK

 

KALTENGPOS.JAWAPOS - Memilih tempat penitipan anak (daycare) bukanlah perkara mudah bagi orang tua yang bekerja. Meski telah memilih tempat yang dianggap terbaik, pengawasan tidak boleh berhenti saat anak melangkah masuk ke gerbang penitipan.

Psikolog Devi Yanti, M. Psi. menekankan pentingnya bagi orang tua untuk selalu peka terhadap kondisi psikis dan fisik anak setelah pulang dari daycare. Perubahan perilaku sekecil apa pun bisa menjadi sinyal penting yang memerlukan tindak lanjut segera.

dBaca Juga: Tangis Orang Tua Pecah, Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Terungkap

Seringkali orang tua merasa ragu untuk bertindak karena belum memiliki bukti konkret adanya masalah. Namun, Devi Yanti mengingatkan agar orang tua tidak menunggu sampai ada kejadian fatal.

"Jangan menunggu sampai ada bukti nyata. Naluri orang tua adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan," tegas Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Berikut Adalah 13 Tersangka Kasus Kekerasan Balita di Daycare Little Aresha

Tanda-Tanda Merah yang Harus Diwaspadai

Orang tua disarankan untuk lebih teliti dalam mencatat aktivitas dan perubahan sikap anak. Berikut adalah beberapa indikator yang harus diwaspadai:

  1. Perubahan Kepribadian: Anak yang biasanya ceria dan aktif tiba-tiba menjadi pendiam atau sering melamun.
  2. Kecemasan Berlebih: Anak menunjukkan penolakan yang sangat kuat atau ketakutan saat hendak diantar ke tempat penitipan.
  3. Rewel yang Tidak Biasa: Anak menjadi jauh lebih sensitif atau sering menangis tanpa sebab yang jelas.
  4. Tanda Fisik: Ditemukannya luka, memar, atau bekas kemerahan pada tubuh anak yang tidak bisa dijelaskan oleh pengelola daycare.

Baca Juga: Viral Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Sosok Menantu Pemilik Ikut Disorot Warganet

Jika mendapati perubahan perilaku yang mencurigakan, jangan ragu untuk mengambil langkah proaktif. Salah satu cara paling efektif yang disarankan adalah melakukan sidak atau kunjungan mendadak.

Melalui kunjungan tanpa pemberitahuan, orang tua dapat melihat langsung bagaimana interaksi antara pengasuh dan anak-anak, serta memastikan kondisi lingkungan tempat anak menghabiskan waktu setiap harinya.

Keamanan dan kenyamanan anak adalah prioritas utama. Dengan tetap waspada dan bertindak cepat, orang tua dapat mencegah potensi trauma atau dampak buruk lainnya bagi perkembangan sang buah hati. (ant)

Editor : Ayu Oktaviana
#tempat penitipan anak #Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) #perkembangan sang buah hati #ciri-ciri anak mengalami kekerasan