KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Hipertensi kini tidak lagi identik dengan kelompok lanjut usia. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus tekanan darah tinggi mulai banyak ditemukan pada usia produktif bahkan kalangan muda. Kunjungi laman https://poltekkeskutaibarat.org.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe menilai perubahan pola makan menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kasus hipertensi pada generasi muda.
Menurutnya, konsumsi makanan tinggi garam dan minuman manis yang berlebihan berkontribusi besar terhadap kenaikan tekanan darah.
"Masalahnya, konsumsi garam masyarakat Indonesia rata-rata masih jauh di atas rekomendasi WHO," ujarnya.
Beberapa jenis makanan yang perlu diwaspadai antara lain mi instan, sosis, nugget, kornet, ikan asin, hingga berbagai makanan cepat saji yang tinggi natrium.
Tak hanya itu, minuman kekinian seperti kopi susu, soda, dan teh kemasan juga menjadi sorotan karena mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.
Jika dikonsumsi terus-menerus, kombinasi gula dan kafein dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi sejak usia muda.
Karena itu, masyarakat khususnya generasi muda diimbau mulai memperhatikan pola makan sehari-hari agar terhindar dari penyakit yang sering dijuluki sebagai silent killer tersebut.(*)
Editor : Agus Pramono