KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Banyak orang langsung panik saat mendapati feses berwarna hitam ketika buang air besar. Padahal, kondisi ini tidak selalu menandakan penyakit berbahaya.
Warna hitam pada feses bisa muncul akibat makanan tertentu yang dikonsumsi, seperti blueberry, licorice, atau makanan yang menggunakan tinta cumi sebagai pewarna alami.
Selain makanan, penggunaan suplemen zat besi dan obat yang mengandung bismut subsalisilat juga dapat menyebabkan perubahan warna feses menjadi hitam.
Namun, dalam beberapa kasus, feses hitam bisa menjadi tanda adanya perdarahan pada saluran pencernaan bagian atas, seperti lambung atau usus dua belas jari.
Darah yang tercerna akan membuat tinja berubah menjadi hitam pekat, kondisi yang dikenal sebagai melena.
Gangguan kesehatan seperti tukak lambung, gastritis, kanker saluran cerna, hingga penyakit hati kronis juga dapat menyebabkan BAB berwarna hitam.
Karena itu, melansir https://poltekkestanjungredeb.org apabila warna hitam pada feses muncul tanpa sebab yang jelas atau disertai gejala lain seperti pusing, lemas, dan nyeri perut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.(*)
Editor : Agus Pramono