KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Banyak orang beranggapam suplemen bisa diminum kapan saja asalkan rutin setiap hari. Padahal, suplemen memiliki aturan minum sendiri dan berbeda tiap jenisnya.
Spesialis klinik mikrobiologi dokter Ayman Alatas menekankan bahwa suplemen tidak asal diminum tapi perlu disesuaikan dengan jenis dan kebutuhannya.
“Fungsi suplemen itu adalah membantu ketika asupan dari makanan beum tercukupi, bukan jadi konsumsi utama. Kalau nutrisi dari makanan sudah tercukupi tidak perlu tambahan suplemen,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan tidak semua suplemen bisa dikonsumsi dalam satu waktu. Secara medis vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan B kompleks memiliki waktu yang fleksibel. Sementara vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K lebih baik diminum setelah makan agar zat aktifnya optimal karena prosesnya memerlukan lemak tubuh. Jika diminum di waktu yang tidak tepat manfaatnya tidak bisa dirasakan oleh tubuh.
Pakar gizi juga mengungkapkan bahwa waktu terbaik minum suplemen bukan pagi atau malam hari, tetapi harus menyesuaikan jenis suplemen, kondisi lambung, pola makan hingga kebutuhan nutrisi tubuh. Dengan ebgitu suplemen bisa bekerja optimal.
Editor : Ayu Oktaviana